batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengebut peresmian sejumlah gedung baru maupun yang telah direvitalisasi sejak awal tahun baru, sebelum lengser dari jabatannya per 16 Januari mendatang. Setelah sebelumnya meresmikan empat bangunan sekaligus, kini giliran satu bangunan di SMP Negeri 1 Tanjungpinang yang diresmikan Lis Darmansyah, Kamis (11/1).

Rincian gedung yang diresmikan itu berupa ruang kelas belajar dan ruang kantor. “Kami wajib penuhi layanan pendidikan jadi lebih baik dari waktu ke waktu. Itu amanat undang-undang,” ujar Lis.

Ia mengatakan, meski kondisi keuangan daerah mengalami defisit, namun pemerintah terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tanjungpinang, terutama menambah sekolah dan sarana prasarana pendidikan. “Dunia pendidikan itu sesuatu yang luar biasa dan harus kita sesuaikan dengan perkembangan zaman. Untuk itu, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan menjadi penting dalam rangka mencerdaskan anak bangsa,” ujar Lis.

Kepala Dinas Pendidikan, HZ Dadang AG menjelaskan, SMPN 1 ini merupakan sekolah rujukan dari sekolah lain yang ada di Kota Tanjungpinang. Untuk itu, tampilannya harus bagus. Menyikapi APBD kita yang terbatas, kata Dadang, Dinas Pendidikan tidak boleh pesimistis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tanjungpinang. “Dengan dorongan Wali Kota dan usaha bersama, kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Mudah-mudahan tahun ini, kita akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi Kepri, dengan begitu, kita bisa membantu sekolah-sekolah lainnya,” ucapnya.

Kepala SMPN 1 Tanjungpinang, Tri Elis Susilowati menjelaskan, renovasi bangunan sekolah ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Dirjen Pendidikan SMP yang diupayakan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Pembangunam gedung baru ini dimaksud untuk percepatan SMP berstandar nasional serta penaikan mutu bangunan.

Dana pembangunan yang diberikan pemerintah pusat lanjut Elis, digunakan untuk membangun gedung dua lantai, dua gapura, dua ruang kelas baru, satu laboratorium, dan jalur disabilitas. “Gedung berlantai dua ini memiliki fungsi, lantai pertama sebagai ruang perkantoran dan laboratorium, dan lantai kedua difungsikan sebagai ruang kelas belajar,” terangnya. (aya)


loading...