batampos.co.id – Seorang warga Dabo Singkep panik setelah menemukan selang gas elpiji lepas dari tungku di rumahnya, sementara di sebelah rumah tersebut bengkel las sedang beroperasi. Panik, pemilik rumah langsung berhamburan menuju Pos Damkar Dabo Singkep meminta bantuan.

Seorang Jufrizal yang sedang bertugas langsung menuju lokasi dengan membawa alat pemadam api ringan (Apar). Sesampai di lokasi, pria yang akrab disapa Juf langsung menyemprotkan Apar dan menghentikan gas yang masih menyembur.

Dari kejadian tersebut, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Lingga Febrizal Taupik menyarankan kepada masyarakat agar menyediakan Apar di setiap rumah terlebih di toko, kios dan yang lebih rawan dengan terhadap kebakaran.

“Semestinya setiap kios, toko dan hotel memiliki Apar yang sesuai dengan kondisi kebutuhan masing-masing,” kata Taupik ketika ditemui di Pos Damkar Dabo Singkep, Jumat (12/1) pagi.

Sementara itu di tempat yang sama, Danton Damkar Dabo Singkep, Dirgahayu Sentosa mengatakan, Damkar telah melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar memiliki Apar. Namun banyak yang tidak merespon dan menanggapi hal tersebut.

Dirgahayu menyarankan agar seluruh kios atau pelaku usaha yang berhubungan dengan api agar memiliki Apar dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

“Apar kan ada golongannya, dari berat 1,5 kg hingga 100 kg juga ada. Beli saja sesuai dengan kondisi dan kebutuhan,” ujar Sentosa.

Selain itu, Sentosa juga meminta kepada warga agar lebih waspada dengan kondisi listrik di rumah masing-masing. Hal ini disampaikan Sentosa mengingat akhir-akhir ini kondisi cuaca yang tidak menentu sering terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Menghindari arus pendek terjadi, Sentosa menyarankan agar memadamkan listrik jika berada di luar rumah atau hendak berpergian. (wsa)

Advertisement
loading...