Louis Vuitton Echo Tracker Bag (Engadget)

batampos.co.id – Louis Vuitton menjawab kerisauan pelanggannya. Pabrikan fashion yang berbasis di Kota Paris, Perancis, Louis Vuitton baru saja mendaftarkan paten untuk perangkat pelacak tas. Perangkat tersebut diberi nama Louis Vuitton Echo.

Perangkat pelacak tersebut merupakan buah dari kerja sama antara Louis Vuitton dengan startup lokal asal Perancis bernama Axible. Perangkat tersebut dapat beroperasi hingga waktu enam bulan lamanya hanya dengan sekali pengisian daya.

Anda dapat menghubungkan perangkat tersebut dengan aplikasi LV Pass untuk melacak di mana keberadaan tas Anda jika suatu hari hilang. Perangkat akan tersedia menjadi satu dalam saku tas merk Louis Vuitton jika Anda membelinya. Belum dapat dipastikan apakah jika ada orang yang berminat dapat membeli perangkat itu saja atau tidak.

Perangkat dari Louis Vuitton itu dapat secara otomatis beralih ke Mode Pesawat dalam penerbangan. Setelah mendarat, pelanggan dapat memeriksa aplikasi untuk lokasi tas mereka dan melihat apakah tas sempat dibuka oleh orang selain Anda atau tidak.

Nantinya, pelacak hanya dapat bekerja di beberapa bandara internasional utama yang dilindungi oleh layanan geolokasi mobile Sigfox. Dilihat dari peta cakupan perusahaan, yang mencakup layanan ini adalah sebagian besar Eropa Utara dan Barat, bersama dengan kota-kota berpenduduk padat di Amerika Serikat, Afrika Selatan, Brasil, Meksiko, Iran, Oman, Taiwan, Jepang, Australia dan Selandia Baru.

Kemungkinan akan menyusul di kota-kota besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia nantinya. Siapa pun yang membeli Louis Vuitton Echo mendapat tiga tahun jaminan layanan dari Sigfox. Hingga kini belum jelas berapa harga dari perangkat ini. Jika mau berandai-andai, bayangkan berapa uang yang harus Anda keluarkan untuk membeli satu unit tas Louis Vuitton termurah yang belum dilengkapi perangkat canggih ini. Mungkin akan lebih mahal dari tas itu sendiri.

(ryn/JPC)

Advertisement
loading...