Sabtu, 2 Mei 2026

Bus Tak Operasi, Guru Menumpang Pikap Sayur

Berita Terkait

batampos.co.id – Akibat bus antar jemput guru dari Tanjungpinang ke Bintan tidak beroperasi karena uang minyak yang tak cair membuat sejumlah guru terpaksa menumpang kendaraan – kendaraan yang melintas.

“Sudah dua bulan tak jalan bus guru di Bintan,” kata salah seorang guru sebut saja Andra kepada Batam Pos, Selasa (16/1) pagi.

Ia mengatakan, sejumlah guru terpaksa menumpang mobil tangki minyak, mobil gas sampai mobil sayur untuk sampai ke sekolah.

“Tak peduli, asalkan kami bisa sampai ke tempat tugas. Tapi kalau tidak ada yang mau ditumpangi, kami libur sendiri,” katanya.

Sedihnya lagi katanya jika kendaraan yang mereka tumpangi bak terbuka alias pikap dan musim hujan.

“Itu terasa sekali kalau sudah hujan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir kepada Batam Pos membenarkan dua bus yang dioperasikan untuk antar jemput guru dari Tanjungpinang ke Bintan tidak beroperasi karena terkendala di operasional Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Saya sudah cek ternyata PPTK tidak melaporkan masalah bus yang tak jalan ke saya kalau kendalanya di operasional BBM,” katanya.

Ia menegaskan yang sifatnya pelayanan tidak boleh terhenti termasuk operasional bus guru dari Tanjungpinang ke Bintan.

“Saya sudah panggil PPTK-nya dan mulai besok bus guru sudah berjalan kembali,” tegasnya.

Dijelaskannya, di Bintan terdapat dua bus guru yang melayani antar jemput guru dari Tanjungpinang ke Bintan. Sebulannya, pihaknya mengalokasikan anggaran rutin dinas sebesar Rp 10 juta untuk operasional bbm kedua bus itu.

“Itu di luar perawatan, karena perawatan yang kami lakukan rutin seperti cek ban, ganti oli dan lainnya itu masuk dalam anggaran global bersama perawatan mobil dinas lainnya,” katanya.

Ia berharap ke depan guru yang mengalami masalah di lapangan agar segera melaporkan masalah tersebut ke pihaknya. “Langsung saja laporkan ke saya agar cepat ditindaklanjuti,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, salah satu bus yang melayani antar jemput guru dari Tanjunguban ke pulau pucung tidak jalan karena uang minyak yang tidak cair. (met)

Update