
batampos.co.id – Kondisi jalan Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara yang menghubungkan Desa Kundur Kecamatan Kundur Barat, bak kubangan sapi. Selain aspalnya sudah banyak terkelupas, jika turun hujan jalanan becek. Hal ini cukup membahayakan setiap pengendara yang melintas.
Jani, 57, salah satu warga mengaku sedih melihat kondisi jalan di desanya banyak yang berlubang. Padahal akses jalan bagi masyarakat di pedesaan sangat menunjang aktivitas. Terlebih masyarakatnya mayoritas sebagai petani sehingga akses jalan menjadi sarana yang sangat vital. Sayangnya kondisi jalan rusak berat.
“Pak Bupati tolong perhatikan kondisi jalan kami di desa rusak. Kondisi seperti ini sudah cukup lama warga rasakan. Kapan jalan di pedesaan diperbaiki sehingga kami senang saat hendak berangkat ke tempat kerja maupun pergi ke kebun,” keluh Jani, Rabu (17/1) kemarin.
Memang diakui, warga tidak banyak menuntut pada pemerintah maupun dinas terkait. Hanya saja kondisi jalan yang rusak harus segera diperbaiki. Sehingga memudahkan dan membantu masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari terlebih bagi warga di pedesaan.
“Jalan yang rusak membuat kami para petani kesulitan membawa hasil pertanian,” keluh Jani.
Pantauan di lapangan, jalan yang rusak tersebut dari arah Simpang Kempas Kecamatan Kundur Utara sampai Desa Teluk Radang. Kondisi jalan berlubang untuk sementara warga berupaya menimbun dengan tanah merah. Sehingga saat turun hujan timbunan kembali terbawa arus dan menyisakan lubang-lubang layaknya kubangan sapi.
Sudah saatnya pemerintah dan dinas terkait segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut guna memperlancar aktifitas masyarakat sehari-hari. Meskipun sebelumnya pemerintah sudah melakukan perbaikan dengan cara tambal sulam, namun upaya itu belum merata karena sebagian jalan di pedesaan banyak yang rusak. (ims)
