Sabtu, 2 Mei 2026

Lahan Pasar Induk Kurang, Walikota Lirik Ruli

Berita Terkait

Kondisi Pasar Induk terlihat memprihatinkan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Lahan yang menjadi lokasi pasar Induk Jodoh saat ini diperkirakan tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Induk dan PK 5 di Tos 3000, Jodoh. Harus ada tambahan lahan agar seluruh pedagang tertampung dan memiliki lokasi parkir untuk kendaraan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini luas lahan Pasar Induk hanya tinggal 1,5 hektar. Padahal, sebelumnya pasar Induk memiliki luas 2,5 hektar.

“Ternyata selebihnya sudah dijual. Lahan yang sekarang kami tak cukup menampung seluruh pedagang di Jodoh,” terang Rudi, kemarin di Batamcenter.

Ia pun mulai melirik lahan perumahan liar (ruli) yang ada di sekitaran pasar Induk Jodoh. Paling tidak, ada sekitar 2 hektar lahan tambahan untuk Pasar Induk nantinya.

“Saat ini hanya 1,5 hektar, kalau ditambah 2 hektar, jadinya 3,5 hektar. Inikan bikin lega,” ujar Rudi.

Menurutnya, ia dan tim terpadu sudah mendata berapa jumlah Ruli yang ada di lahan seluas 2 hektar tersebut. Dari data sementara, ia mendapati ada sekitar 300 ruli di lahan tersebut.

“Kalau tak salah ada 300 rumah disana. Nah kami sedang membujuk apakah mereka mau pindah dari sana. Kalau mau, maka mereka dikasih satu kios di pasar Induk nantinya,” jelas Rudi.

Dikatakan Rudi, cara ganti rugi itu ia rasa cukup adil untuk pemilik Ruli di lahan 2 hektar tersebut. Para warga bisa memulai usaha di pasar tersebut.

“Mereka jadi punya kioskan di pasar Induk,” imbuh Rudi.

Masih kata Rudi, pihaknya juga masih menunggu status resmi dari Kementrian Keuangan atas lahan Pasar Induk. Sebab lahan tersebut sudah resmi diberikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan penandatanganan surat penyerahan. (she)

Update