
batampos.co.id – Dalam upaya menggairahkan pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang, tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, perlu melibatkan peran serta kontribusi dari instansi swasta. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Mulia Sejahtera (DMS) mencoba mengambil peran tersebut dengan menggulirkan modal bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Pada guncangan ekonomi sepanjang tahun lalu, tentu dampaknya besar bagi usaha besar. Namun kondisi yang berbeda justru terjadi di pemilik usaha mikro, kecil dan menengah,” ujar Komisaris Utama BPR Dana Mulia Sejahtera, Mulia P, usai peresmian kantor BPR di Jalan Pos Tanjungpinang, Senin (22/1) kemarin.
Kemudahan dalam pengguliran modal ini lantas mampu membangkitkan optimisme para pelaku UMKM di Tanjungpinang. BPR Dana Mulia Sejahtera memang berkomitmen memberikan kemudahan kredit bagi para pelaku UMKM. Mereka punya alasan tersendiri.
“Karena kalau semuanya menunggu dan melihat, maka jelas perputaran ekonomi ini berjalan lambat. Tapi kalau ada yang berani untuk memulai usaha, tentu akan memberikan dorongan pada perputaran ekonomi. Sehingga segala lini pun merasakan manfaat ini,” ucap Mulia lagi.
Di tempat yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Iwan M Ridwan menerangkan, bahwa keuangan di Kepri memiliki potensi. Bahkan total penyaluran kredit pun mengalami peningkatan.
“Namun dari sisi kualitas, kami harapkan DMS mampu menjaga kualitas perkreditan,” ucap Iwan.
Pernyataan OJK pun diperkuat oleh Bank Indonesia. Kepala Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka mengatakan, pertumbuhan kredit paling tinggi terjadi di Kepri dan ini adalah peluang besar. “Bisa tembus 30 persen, ini bahkan jauh di atas rata-rata pertumbuhan kredit nasional,” ucap Raizal.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono menuturkan, kehadiran BPR Dana Mulia Sejahtera bukan hanya memberikan informasi untuk iklim investasi, melainkan juga mampu membantu tumbuh kembang usaha yang ada di Tanjungpinang. “Utamanya bagi mereka yang membutuhkan modal usaha,” ujar Riono yang turut hadir pada pembukaan BPR ini.
BPR Dana Mulia Sejahtera yang hadir di Tanjungpinang ini berkomitmen juga untuk senantiasa memastikan pelayanan yang cepat juga mudah bagi para nasabahnya.
“Kami juga fleksibel. Ketika ternyata ada satu persyaratan yang belum dapat segera terlengkapi, selama masih bisa ditolerir, kami tetap cairkan,” terang Direktur Utama BPR DMS, Kanto.
Kanto juga menjelaskan bahwa karater nasabah, turut dipertimbangkan, demi menjaga kualitas perkreditan.
“Tentu kami harus teliti dan lakukan survei terhadap seluruh calon nasabah. Sehingga kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengusaha UMKM Tanjungpinang,” pungkas Kanto. (aya)
