Sabtu, 18 April 2026

Orang Batam Butuh 6 Miliar Batang Rokok per Tahun

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Kebutuhan rokok di Batam sangat tinggi. Menurut data Badan Pengusahaan (BP) Batam, penduduk Batam dapat mengkonsumsi 6 miliar batang rokok per tahun. Jika diasumsikan penduduk Batam mencapai Rp 1 juta, maka kebutuhan rokok mencapai 16 batang perhari.

“Kebutuhan rokok di Batam sekitar 6 miliar pertahun didominasi rokok premium sekitar 4,8 miliar dan rokok non cukai 1,2 miliar,” kata Direktur Direktorat Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianta di Gedung BP Batam, Selasa (23/1).

Jika ditotalkan berdasarkan jumlah karton, maka nilainya mencapai 600 ribu karton pertahun.

“Ini survey 2015. Survey dilihat dari jumlah penduduk dan disurvey berapa rokok habis perhari,” katanya lagi.

Rokok premium biasanya merupakan rokok-rokok terkenal seperti Sempurna, Gudang Garam dan lainnya. Maka di Batam, pabriknya hanyalah distributor.

Sedangkan rokok non cukai adalah rokok lokal yang dibebaskan dari cukai. Umumnya rokoknya diproduksi di Batam, tapi ada juga yang diproduksi di luar Batam.

Untuk jumlah kuota rokok tahun 2018, Novi mengatakan masih menunggu disposisi dari kepala. Namun sudah ada 22 perusahaan yang sudah mengajukan permohonan kuota rokok.

“10 diantaranya ditolak karena ada pelanggaran di bidang kepabeanan,” imbuhnya.

Perusahaan yang ingin mendapat kuota rokok non cukai harus berdomisili di Batam. Apabila perusahaan tersebut dari luar Batam, maka harus buka kantor cabang di Batam. Pabrik di luar batam dapat mengajukan permohonan kuota dengan menunjuk distributor yang ada di Kawasan perdagangan Bebas batam.

Selain itu, BP Batam juga akan berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk melihat rekam jejak perusahaan ayng mengajukan permohonan kuota. Rekam jejak tersebut akan menjadi pertimbangan utama BP Batam dalam memberikan kuota.(leo)

Update