Rabu, 29 April 2026

Pembangunan Ponpes Usman bin Affan Dimulai

Berita Terkait

Bupati Karimun Aunur Rafiq foto bersama anggota DPRD, dan pengurus Yayasan Ashabul Yamin usai peletakan batu pertama. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pembangunan pondok pesantren (ponpes) Tahfidz Usman Bin Affan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Aunur Rafiq, Selasa (23/1) lalu. Bersamaan dibangun Masjid Al Kausar secara swadaya masyarakat di bawah naungan Yayasan Ashabul Yamin yang diketuai Saukani Harahap.

Peletakan batu pertama ponpes di Parit Seratus Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur ini dihadiri, anggota DPRD Provinsi Kepri Joko Nugroho. Turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi, dan anggota DPRD Karimun dapil Kundur, HM Taufiq, Suharsono, dan Hj Rohani.

“Alhamdulillah hari ini kita sama-sama melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kausar Pondok Tahfidz Usman bin Affan. Kami dari pemerintah bersama anggota DPRD Karimun insha Allah akan membantu apa yang belum dapat terselesaikan dari proses pembangunanya,” ungkap Rafiq.

Keinginan masyarakat untuk berdirinya Masjid Al Kausar, dan Ponpes Tahfidz Usman bin Affan cukup tinggi. Hal itu ditandai dengan bantuan 500 sak semen yang dikumpulkan secara sukarela dan spontan. Diharapkan pembangunanya masjid maupun pondok tahfidz segera rampung sehingga dapat segera dipergunakan untuk mendidik anak-anaka.

“Dengan peletakan batu pertama Pondok Tahfidz Usman bin Affan, maka jumlah pondok pesantren di Kabupaten Karimun ada 13 (ponpes). Sembilan diantaranya sudah memiliki izin, empat dalam proses perizinan,” beber Rafiq.

Sementara Joko Nugroho menyambut positif niat tulus dan ihklas bagi masyarakat dan pengurus yayasan Ashabul Yamin untuk membangun Pondok Tahfidz, dan Masjid Al Kausar. Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2018 sudah menganggarkan untuk pembangunan dua ruang kelas.

“untuk pembangunan masjid, kita minta pengurus menyiapkan administrasi baik status tanah, perizinan dari dinas pendidikan, dan kementrian agama,” katanya.

Ketua Yayasan Ashabul Yamin Saukani Harahap mengatakan Pondok Tahfidz Usman bin Affan bertujuan mendidik anak-anak baik pengetahuan umum maupun ilmu agama. Diharapkan kelak menjadi generasi yang berilmu, dan bertaqwa.

Pembangunan dimulai dari masjid sebagai pusat pendidikan ibadah dan dakwah. Direncanakan pembangunan Masjid Al Kausar menelan anggaran Rp3,3 miliar, dan saat ini sudah terkumpul Rp150 juta. Lebih lanjut dikatakan saat ini sudah ada sembilan santri yang ditampung di musala dan gedung TPQ. “Untuk lokasi pondok dan masjid berada di lahan seluas satu hektare yang merupakan hibah dari masyarakat,” terangnya. (ims)

 

Update