
batampos.co.id – Bakal Calon Wakil Walikota (Balon Wawako), Rahma adalah perempuan bergerak dalam mengkampanyekan anti korupsi. Meskipun ia seorang perempuan, tetapi tidak membatasi dirinya untuk berkarya.
Militansinya tinggi, sehingga ia dipercaya menjadi kader perempuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Kepri. “Sejak dua tahun lalu, KPK sudah meliriknya untuk menjadi kader perempuan anti korupsi. Tentu ada beberapa alasan yang mendasar,” ujar Ketua Tim Pemenangan SABAR (Syahrul Bersama Rahma) Ade Angga, belum lama ini.
Menurut Angga, hal itu tidak lepas karena kinerja Rahma yang jujur, terbuka dan transparan. Rahma juga sudah dua kali mengikuti pelatihan oleh KPK yakni di Palembang dan Makassar. Yang di Makassar adalah pelatihan kader perempuan anti korupsi se-ASEAN.
Berdasarkan modal pelatihan itu, Rahma kini sudah punya rambu-rambu untuk menjalankan pemerintahan bersama Syahrul jika menang di Pilwako Juni nanti. Faktor-faktor itu juga yang menjadi pertimbangan strategis Golkar mendukung Rahma mendampingi Syahrul.
Menurut Angga, Rahma ada figur perempuan yang bisa mengimbangi Maya. Ia melihat duet Syahrul-Rahma sangat ideal untuk memenangkan Pilkada Kota Tanjungpinang 2018. Bahkan dia memperkirakan duet tersebut bisa mengungguli pasangan calon lainnya yakni Lis Darmansyah-Maya Suryanti.
“Ketika kita sudah komitmen mendukung, tentu kita akan sama-sama berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik,” tutup Angga.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang akan menggelar pesta demokrasi, yakni Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang priode 2018-2023 pada 27 Juni mendatang. Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria mengharapkan dukungan masyarakat untuk memberikan hak pilihnya, demi masa depan Tanjungpinang lebih baik.(jpg)
