
batampos.co.id – Direktur PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna Hendro menegaskan, untuk kesiapan pengelolaan penyaluran air bersih ke Desa Sungai Ulu, Desa Tapau, Desa Air Lengit masih menunggu kesiapan pemasangan travo dari pihak kontraktor.
Hendro mengaku, PDAM Natuna saat ini hanya pengelola ketika pemerintah sudah membangun SPAM. Sedangkan untuk pemasangan pipa sampai travo untuk menggerakkan mesin pompa semuanya pihak ketiga.
“Kalau untuk kesiapan dan pengelolaan SPAM kita dah siap, hanya tinggal menunggu kabar pemasangan travo dari PLN ke SPAM,” kata Hendro di ruang kerjanya Kemarin.
Dikatakan Hendro, pemasangan SPAM tahun 2017 lalu terdapat dibeberapa lokasi, diantaranya SPAM Desa Sungai Ulu Air Kijang, SPAM Desa Batubi dan SPAM Desa Tapau.
Dalam proyek SPAM tersebut, PDAM menerima hasil kerja pihak ketiga untuk dikelola. Namun hingga saat tahun 2018 ini pemasangan kelengkapan belum selesai. Sehingga pengelolaan SPAM belum bisa dilaksanakan dan serah terimakan ke PDAM.
“Informasinya jaringan dari SPAM ke rumah -rumah sudah terpasang, tinggal tunggu pemasangan travo,” sebut Hendro.
Diketahui, lokasi pemasangan SPAM sangat dinantikan masyarakat. Karena selama ini belum pernah terpasangan jaringan air bersih. Masyarakat masih menggunakan sumber air dari sumur galian dan aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari.(arn)
