
batampos.co.id – Campus Expo 2018 resmi digelar Sabtu (27/1) di SMAN 1 Batam. Kegiatan yang digelar oleh para alumni SMAN 1 Batam ini dilaksanakan untuk memberikan informasi dan pengenalan universitas di Indonesia kepada siswa SLTA sederajat.
Tidak hanya membahas universitas yang dituju, informasi mengenai fakultas yang sesuai dengan potensi dan kemampuan siswa juga diinformasikan. Koordinator Sponsorship, Teuku Sultan Rizky mengatakan ada 23 kampus dan organisasi daerah yang tergabung dalam acara ini.
Di antaranya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Sebelah Maret, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Syiah Kuala, Universitas Islam Indonesia, Batam Tourism Polytecnic, Polibatam Aero dan lainnya.
“Acara ini berlangsung dari pukul 09.00-13.00 WIB. Tidak hanya itu, kami juga memberikan berbagai hiburan sebagai ajang silaturahmi,” kata Rizky, Sabtu (27/1)
Ekspo kampus ini bukan hanya dibuka untuk siswa SMAN 1 Batam, melainkan terbuka untuk umum. Siswa SMK/SMA dari sekolah mana pun dan masyarakat diundang datang. Selain sharing tentang perkuliahan, juga diselingi hiburan dengan penampilan dari siswa SMAN 1 Batam dan para Alumninya.
Satu siswa, Marthin Timotius Zebua mengatakan sangat mengapresiasi adanya Campus Expo 2018. Baginya, ini sangat bermanfaat untuk tahu seluk-beluk perkuliahan secara lebih nyata. “Kalau informasi di website kan berbeda dengan yang tatap langsung begini. Kita bisa lebih tahu informasinya lebih detail lagi,” ucapnya.
Ketua Pelaksana Campur Expo 2018, Awangga Akbar Prakoso mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan, dan edukasi tentang dunia perkuliahan. “Di sini kami ingin menambah pemahaman dan informasi adik-adik kelas mengenai perkuliahan, dan juga memberikan wawasan tentang pentingnya melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata Awangga.
Kurangnya informasi mengenai perkuliahan seringkali membuat pelajar SLTA sederajat kesulitan dalam menentukan universitas yang sesuai minat, bakat dan kemampuan. “Selain itu, ketatnya persaingan mendapatkan kursi perguruan tinggi favorit juga menjadikan informasi sangat penting, makanya kami sebagai mahasiswa membantu memberikan edukasi dan informasi tersebut,” tutupnya. (why)
