
batampos.co.id – Pertumbuhan sektor industri mulai terlihat di awal tahun 2018. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti, Sabtu (27/1).
Rekrutan yang dilakukan PT MMES beberapa hari lalu menjadi awal pertumbuhan sektor industri di Batam.
“Ini perusahaan baru, tahap pertama mereka sudah rekrut setingkat leader, tentu ke depan ada yang lainnya,” kata dia.
Menurut Rudi, sedikitnya 300 calon tenaga kerja bisa terserap saat perusahaan mulai beroperasi dalam waktu dekat ini.
Ia menjelaskan level leader yang direkrut akhir bulan ini, akan mulai bekerja paling lambat April mendatang. “Cukup cepat prosesnya, dan kami sangat senang adanya pembukaan lowongan ini,” ujarnya.
“Hasil tes akan diumumkan Senin (29/1), mereka yang memenuhi kriteria dan lulus tes akan bekerja di perusahaan yang berada di Tanjunguncang tersebut,” ungkap Alumni UNAND ini.
Ia menyebutkan dalam perekrutan yang sudah berakhir, sedikitnya 12 ribu pelamar yang sudah berpengalaman mencoba untuk mendaptkan 21 lowongan yang tersedia.
“Itu yang berpengalaman, dan mereka tidak bekerja, apalagi yang baru,” sebut pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Tenaga Perindustrian dan Perdagangan Batam ini.
Rudi berharap ke depan jumlah perusahaan yang membukan lowongan baik itu perusahaan yang baru beroperasi maupun yang sudah aktif sejak lama bisa meningkat lagi. Hal ini bertujuan untuk menekan angka pengangguran di Batam.
Pemerintah, lanjutnya sudah berupaya menekan masuknya calon tenaga kerja dari luar pulau Batam melalui pembatasan Angkatan Kerja Antar Daerah (AKAD).
“Perusahaan tetap boleh ambil calon tenaga kerja dari luar, namun jumlahnya kami batasi tidak sebanyak yang dulu. Intinya mengutamakan pencaker asal Batam,” terangnya.(yui)
