
Kegiatan yang juga merupakan agenda tahunan yang masuk dalam kalende event Dispar Batam dan Kepri ini dihadiri oleh lebih dari 600 orang yang terdiri dari peserta, penonton, suporter, tamu undangan dan juga media selama tiga hari pelaksanaan.
Tahun ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan perlombaan kapal layar. Perlombaan dibagi menjadi tiga kategori yakni Yacht, Dinghy, dan Radio Control Sailboats. Perlombaan yacht diikuti sembilan tim yang pesertanya berasal dari Singapura, Selandia Baru, Amerika dan Inggris. Sementara kategori dinghy terdiri dari laser dan optimist ini diikuti oleh 30 peserta junior yang berasal dari Kepri, Banten, Kaltim, dan Terengganu Malaysia.
Selain dua kategori di atas, tahun ini penyelenggara juga menggelar perlombaan untuk kategori radio control sailboats yang diikuti oleh enam orang yang berasal dari Australia, Belandan dan Inggris.
Pada tiga hari penyelenggaraannya, sembilan yacht berlayar sejauh dua mil dari Marina menuju perairan Nongsa, tempat dimana perlombaan digelar. Perlombaan yang dimulai pukl 12. 00 WIB hingga pukul 17.30 WIB ini mendapatkan satu pemenang harian serta tiga pemenang keseluruhan.
Sistem penilaian didasarkan pada jenis kapal yang memiliki handicap berbeda. Setelah perlombaan tiga hari, kategori yacht dimenangkan oleh tim Wakatere, disusul tim Singapore Management University di posisi kedua dan SUMMAD di posisi ketiga.
Juri internasional pada event kali ini ada lima orang yakni Leonard Chin dari Malaysia selaku ketuanya, Long Hong Kit dari Singapura, dan Tan Tee Suan serta dari Indonesia, Iwan Ngantung dan Ramlan.
Race officer nya kali ini adalah Diki Zulfikar dari Indonesia yang didukung oleh tim Focus Adventure, Marina@Keppel Bay, Raffless Marina, serta yang membantu tim media adalah Classic Yacht Rona yang sudah berusia 123 tahun.
Sementara itu, dalam kategori dinghy, pertandingan dibagi menjadi empat yaitu optimist putra, optimist putri, dan laser 4.7 putra, laser 4.7 putri. Optimis putra dimenangkan oleh Muh Faizuddin Bin Mohd Fauzi dari Terengganu Malaysia, Optimist Putri dimenangkan oleh Dilla Adilya Safitri dari Kepri. Untuk kategori Laser 4.7 putra dimenangkan oleh Umar Al Farouk dari Terengganu Malaysia dan Laser 4.7 putri dimenangkan oleh Nur Atikah Binti Mohd Din dari Trengganu Malaysia. Selain cenderamata dan piala ada juga dua tablet yang disumbangkan oleh pemilik yacht Vega.
Di hari terakhir digelar juga perlombaan Radio Control Sailboats yang menjadi pemenang pertamanya adalah Geoff Shepherd. Sementara juara kedua diraih oleh Bart Ouwerling serta juara ketiga diraih
oleh Mark Biggs.
Prakash Reddy, Marina & Watersport Manager Nongsa Point Marina & Resort sekaligus ketua pelaksana event memaparkan, resort ini sudah menjadi tempat penyelenggaraan event Singapore Strait Regatta selama lebih dari 20 tahun. Namun, baru tiga tahun terakhir ini Nongsa Point Marina & Resort menjadi penyelenggara atau tuan rumah event internasional ini. Ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri karena untuk menyelenggarakan regatta dibutuhkan persiapan yang matang dan melibatkan banyak pihak, ditambah lagi kegiatan ini diikuti oleh peserta dari lebih dari satu negara.
Penyelenggara mengakui bahwa terselenggarannya event 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 ini tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak. Kementerian Pariwisata dan Kepri serta PORLASI (Persatuan olah raga layar seluruh Indonesia) merupakan pihak yang memberikan dukungan dalam terselenggaranya kegiatan ini. Bentuk support ini juga ditunjukan dengan hadirnya jajaran tinggi dari Kementerian Pariwisata Kepri dalam tiga tahun penyelenggaraan event ini.
Indroyono Soesilo selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari dari Kementerian Pariwisata juga hadir dalam makan malam bersama sekaligus penutupan 3rd Wonderful Indonesia Nongsa Regatta 2018 pada 28 Januari 2018 berlokasi di Nongsa Point Marina & Resort, Batam.
Selain itu, penanugerahan 5 Gold Anchor dari Marina Industries Association yang diserahkan oleh Colin Bransgrove Executive Officer dari Marina Industries Association kepada Mike Wiluan selaku Presiden Direktur Nongsa Resorts yang disaksikan oleh Indroyono, tamu undangan, seluruh peserta, serta jajaran pejabat pemerintahan Kepri dan Batam. Acara penutupan ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang termasuk peserta, tamu undangan, supporter dan media lokal dan nasional. (gas)
