batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan menyulap kawasan Kijang, Bintan Timur menjadi kawsan objek wisata baru di Bintan. Di wilayah itu, pemerintah akan membangun taman air mancur motif bunga kolak senilai Rp 13 miliar. “Pembangunan taman air mancur mengangkat konsep wisata sejarah,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi.

Karena, lanjut Apri, pada tahun 1942 lokasi itu dikenal dengan nama Sungai Kolak. Sepanjang Sungai dipenuhi bunga kolak. “Bunga kolak nantinya dibangun di tengah-tengah taman air mancur, ini akan menjadi lokasi spot wisata baru,” katanya.

Selain itu juga akan dibangun pedestrian untuk pejalan kaki. Tiang tiangnya akan dihiasai ornamen pucuk rebung bergaya khas arsitektur Melayu. Pejalan kaki juga akan dimanjakan landscape taman yang ramah lingkungan, teman duduk untuk beristirahat dan pepohonan yang rimbun.


“Desainnya ramah lingkungan dan pas untuk pejalan kaki di waktu pagi dan sore hari, apalagi di sana ada Pohon Sakura, sehingga menarik bila duduk menikmati senja dengan bunga sakura bermekaran dan air mancur yang menari-nari,” ujarnya, Minggu (28/1).

Kepala Dinas Permukiman Kabupaten Bintan Herry Wahyu melalui Kabid Perumahan Bayu Wicaksono mengatakan, desain air mancur motif bunga kolak di tengah-tengah sungai nantinya terdiri dari 5 hingga 6 lingkaran dengan bentuk sedang, besar dan kecil.

“Tinggi air mancur bisa mencapai 6 hingga 10 meter. Bila dibantu dengan mesin high jet tingginya akan mampu mencapai 12 meter lebih,” jelasnya.

Di lokasi itu juga akan digunakan untuk berbagai kegiatan pertunjukan seni di akhir
pekan. “Selama ini, turis dan wisatawan lokal hanya mengunjungi Trikora dan Lagoi, jadi perputaran uang hanya di sana. Makanya, kami mencoba menghadirkan wisata baru, di mana masyarakat juga bisa ikut menjajakan aneka kuliner-kuliner khas Bintan,” ujarnya. (met) 

Loading...