Jumat, 24 April 2026

Rela Berdesakan Demi Tuntaskan Acara Famshop

Berita Terkait

batampos.co.id – Peserta Family Shopping (Famshop) kali ini adalah nasabah dari BPR Sejahtera Batam (SB), Dariyati. Saat berburu belanja, ia harus berdesak-desakan dengan pengunjung yang kebetulan saat itu membludak di JC Supermarket BCS Mall. Dariyati terpaksa tak bisa bergerak cepat berburu belanjaannya.

Dariyati datang terlebih dahulu bersama suami dan anaknya di JC Supermarket BCS Mall, Sabtu (27/1) sore. Setelah menunggu 15 menit, tim famshop bersama BPR SB sampai juga. Mengetahui pengunjung yang berbelanjan di JC Supermarket saat itu membludak, Dariyati agak pesimis akan mampu menyelesaikan berburu belanjanya dengan sempurna.

“Waduh.. ramainya orang belanja. Gimana ini bisa dorong troli cepat, kalau dipaksakan pasti akan menyenggol pengunjung lainnya ini,” ujar Dariyati.

Namun suaminya, Cecep tetap memberikan semangat ke Dariyati. “Nggak apa-apa, biar saya yang dorong trolinya, bunda yang cari barangnya aja ya. Anak kita suruh masuk troli aja, kita dorong biar bisa lebih cepat bergerak,” ujar suami peserta.

Sebelum dimulai, Dariyati diarahkan panitia Family Shopping (famshop), Cindy, mengenai tata cara ikut program famshop yang digelar Batam Pos bekerjasama dengan BPR Sejahtera Batam (SB) tiap seminggu sekali ini.

Peserta disarankan agar tak mengambil barang belanjaan di atas harga Rp 20 ribu. Peserta hanya diperbolehkan mengambil satu item barang pada produk yang sama. Panitia juga menjelaskan soal bonus Rp 250 ribu yang tersimpan di antara produk tertentu.

Panitia famshop menyerahkan empat rompi famshop khas warna biru list oranye bergambar bordiran keranjang belanja serta bertuliskan Batam Pos the Real Market Leader dan BPR Sejahtera Batam (SB) di bagian kanan kiri atas saku depan. Rompi ini wajib dikenakan peserta saat akan berburu belanja.

“Tenang saja dulu, cari aja barang yang akan diambil, jangan melebihi harga yang kami tentukan, sembari mencari stiker bonus yang tertempel di salah satu produk. Bila waktu masih tersisa, lanjutkan berbelanja. Bila bonus didapat, total modal belanjanya Rp 750 ribu,” ujar Cindy menjelaskan ke peserta famshop.

Kali ini peserta menolak untuk mensurvei terlebih dahulu di lorong belanjaan seperti peserta sebelumnya. Dariyati memilih langsung saja berburu belanjaan.

Panitia famshop memberikan nomor undian untuk diambil satu saja. Satu kertas undian diambil peserta. Kali ini peserta mendapatkan waktu belanja lumayan panjang yakni sembilan menit.

Sebelum dimulai, peserta mengambil tempat tepat di depan area masuk belanja di JC Supermarket BCS Mall. Tak seperti sebelumnya, peserta selalu menjadi pusat perhatian pengunjung lainnya. Kali ini pengunjung cuek dengan keberadaan peserta, karena mereka juga sibuk berbelanja dan banyak dari pengunjung berdesak-desakan di lorong barang mencari belanjaan.

Begitu semua siap, panitia famshop memberi aba-aba dimulainya famshop dengan membunyikan sirine toa. Begitu sirine berbunyi, Dariyati dan suaminya yang mendorong troli bersama anaknya duduk di troli mengambil tempat terdepan sembari berlari ke dalam lorong belanjaan.

“Maaf mengganggu pengunjung sebentar, ini kami dari Family Shopping Batam Pos dan BPR SB sedang menggelar acara rutin berburu belanja,” ujar Cindy memberitahukan kepada pengunjung melalui toa.

Dariyati kali ini tak langsung mengambil barang belanjaan. Ia lebih memilih lorong yang dirasa agak longgar dan sepi dilalui pengunjung agar bisa troli belanjanya melintas.

Peserta kali ini memilih lorong paling ujung terlebih dahulu, yakni lorong yang menyediakan aneka produk tisu kering. Beberapa bungkus tisu kering dimasukkannya ke troli.

Dariyati dan suaminya memilih berjalan santai, karena kondisinya memang tak memungkinkan untuk bergerak cepat, karena saking ramainya pengunjung sore itu.

“Permisi sebentar ya mau lewat bawa troli,” ujar Dariyati ke pengunjung lainnya yang juga mencari barang belanjaan.

Berikutnya lorong yang dimasuki Dariyati adalah lorong yang menyediakan aneka produk cairan pembersih lantai. Beberapa cairan pembersih lantai diambilnya juga.

Troli diarahkan maju ke depan sedikit. Dariyati mengambil salah satu produk detejen pencuci pakaian.

Berikutnya Dariyati kembali mencari lorong yang agak longgar. Dimasukinya lorong yang menyediakan aneka produk parfum pelicin pakaian.

Troli oleh suaminya diarahkan maju lagi ke lorog deterjen untuk pencuci sekaligus pelembut pakaian bayi.

Dariyati kembali keluar dari lorong belanja dan memilih masuk ke lorong berikutnya yang menyediakan aneka jenis produk susu cair kemasan karton. Diambilnya beberapa susu coklat cair.

Anak peserta, Al Fathir kali ini meminta ibunya mencari produk wafer serta biskuit. Meski lorong tersebut ramai pengunjung yang juga mencari biskuit, tetap dimasuki Dariyati demi untuk mendapatkan permintaan anaknya.

“Permisi, maaf ya numpang lewat jalan,” ujar Dariyati ke pengunjung lainnya.

Sampai di lorong aneka produk biskuit dan wafer, beberapa bungkus diambilnya. Kali ini anak peserta yang memilih sendiri biskuit dan wafer kesukaannya.

Setelah mendapatkan apa yang diminta anaknya, Dariyati bersama suami keluar menuju lorong yang menyediakan aneka produk kecap manis, serta kopi bubuk instan kemasan sachet. Beberapa kopi instan diambilnya untuk suaminya.

“Sudah banyak kayaknya belanjaannya di troli, udah boleh peserta mencari stiker bonusnya. Waktu sudah berjalan enam menit, tinggal sisa tiga menit lagi” ujar panitia famshop mengingatkan peserta agar secepatnya mulai mencari stiker bonus.

Stiker bonus kali ini ditempelkan oleh panitia famshop di salah satu produk deterjen pencuci piring merek Mama Lime.

Dariyati dan suami langsung keluar dari lorng kopi instan mencari lorong yang menyediakan aneka jenis deterjen cari pencuci piring.

Setelah berputar-putar, bolak-balik, akhirnya Dariyati menemukan lorong tersebut. Ia langsung masuk sembari meminta jalan ke pengunjung lainnya.

“Permisi, minta tempatnya sedikit ya, mau cari Mama Lime,” ujar Dariyati.

Beberapa produk Mama Lime dibongkar-bongkar Dariyati dan suaminya. Lama mencari, semenit lebih, stiker bonus tak didapatnya juga. Dariyati sempat pesimis dan ingin meninggalkan pencarian stiker bonusnya.

“Sabar dulu, biar saya carikan, pasti dapat kok,” ujar suami peserta.

Dengan sabar, suami peserta menurunkan satu persatu produk Mama Lime serta membolak-balikkan kemasannya. Hampir dua menit berlalu, suami peserta akhirnya mendapati keberadaan stiker bonus dan langsung memasukkannya ke troli.

“Ini dapat stiker bonusnya. Yok langsung nyari barang lainnya, keluar dari lorong ini, sesak banget ramai,” ajak suami peserta.

Waktu tinggal menyisakan semenit lebih sedikit. Peserta memilih tetap mencari barang belanjaan tapi agak pilih pilih lorong mana yang dirasa agak sepi untuk dimasukinya lagi.

Peserta tampak mondar-mandir sembari mengintip tiap lorong. Setelah dirasa agak sepi, peserta memilih masuk ke lorong yang menyediakan aneka produk minuman pereda panas dalam. Diambilnya beberapa botol plastik minuman pereda panas dalam tersebut.

“Stop, waktu berburu belanjaan sudah habis. Silakan troli langsung didorong menuju kasir di depan,” ujar panitia famshop, Cindy mengarahkan peserta untuk menghentikan perburuan belanjaannya.

Troli belanjaan didorong ke lorong kasir. Saat pengecekan dan menghitung jumlah harga barang oleh panitia dibantu kasir, tak satupun produk yang dilarang diambil, masuk dalam troli belanjaan peserta.

Setelah semua barang belanjaan dihitung, total barang yang diambil oleh peserta hanya Rp 522.000 tak sampai Rp 750 ribu. Kelebihan uang belanja harus dikembalikan peserta ke panitia famshop.

“Heeh..padahal saya tadi dari awal sudah pesimis, bisa nggak ya menyelesaikan berburu belanja, bisa nggak ya mendapatkan stiker bonus itu, mengingat ramainya pengunjung yang berdesak-desakan di setiap lorong barang. Eeh ternyaa bisa juga, meski memang tak sampai Rp 750 ribu. Sayang juga sih, tapi mau gimana lagi,” ujar Dariyati. ***

Wujudkan Rumah Impian, Bawa Pulang Hadiah Mobil

Hallo warga Batam. BPR Sejahtera Batam (SB) kembali hadir menawrkan program kredit berhadiah Super Boom. Kali ini untuk periode 2017-2018, BPR SB akan membagi-bagikan hadiah yang nilainya total hadiahnya lebih besar lagi, yakni mencapai Rp 500 juta atau setengah miliar rupiah dengan hadiah utamanya berupa mobil Daihatsu Xenia.

Program yang ditawarkan BPR SB kali ini adalah kredit pemilikan mobil dan rumah, yang tentunya dengan suku bunga yang sangat bersahabat. Khususnya untuk warga Batam yang ingin sekali memiliki mobil dan rumah idaman.

Tentunya hanya di BPR SB, masyarakat bisa mendapatkan keduanya. Kredit pemilikan mobil ini suku bunganya yaitu mulai dari 6,88 persen dengan jangka waktu maksimal lima tahun. Sedangkan kredit pemilikan rumah, suku bunganya hanya 8,38 persen dengan jangkan waktu panjang maksimal selama 10 tahun, yang tentunya dengan proses cepat yang hanya satu jam langsung cair.

“Mau beli mobil apa saja, rumah di mana saja, semuanya bisa diproses di BPR SB. Tentunya nasabah juga akan mendapatkan hadiah. Di mana lagi kredit berhadiah selain di BPR SB,” ujar Direktur Utama BPR SB, Sumantri.

Ingin beli mobil dan rumah impian dengan kesempatan mendapatkan hadiah mobil serta hadiah menarik lainnya, tunggu apalagi, tentukan pilihanmu dan rencanakan masa depanmu dari sekarang dengan menjadi nasabah di BPR SB.

Kunjungi segera kantor operasional BPR SB di berbagai wilayah di Batam seperti di Komplek Tanjungpantun Blok A Nomor 13-14 Jodoh, Komplek Pertokoan Aviari Pratama Blok A4 Nomor 8 Batuaji, Komplek Citra Mas Blok A Nomor 4 Penuin, Komplek Pertokoan Botania Garden Blok A1 Nomor 2 Batamkota, dan di Komplek Pertokoan Mitra Raya Blok A Nomor 1 Batamkota. (gas)

Update