Kamis, 16 April 2026

Bangunan Puskesmas Tanjunguncang Sudah Berdiri, Keringat Pekerja belum Dibayar

Berita Terkait

Pembangunan Puskesmas Tanjunguncang, Batuaji sudah rampung dikerjakan, Selasa (30/1). Tetapi pihak kontraktor belum membayar sisa gaji pekerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pembangunan Puskesmas Tanjunguncang di samping Rusunawa Pemko Batam, Simpang Batamec, sudah rampung. Gedung Puskesmas baru itu telah berdiri kokoh dan megah dengan dua gedung utama. Gedung bagian depan yang diperuntukan untuk ruangan rawat inap berlantai dua.

Pengerjaan sudah rampung 100 persen bahkan aksesoris gedung mulai dari kaca jendela hingga perlengkapan ruangan seperti Air Conditioner (AC) juga sudah dipasang. Namun demikian ada persoalan yang serius dihadapi oleh puluhan pekerja yang membangun gedung Puskesmas itu. Gaji mereka rupanya belum dibayar lunas oleh pihak kontraktor.

Beberapa hari terakhir ini, sekitar 30 an pekerja tersebut kembali mendatangi gedung Puskesmas itu untuk menuntut hak mereka. Namun usaha pekerja itu belum membuahkan hasil sebab pihak kontraktor tak lagi berada di lokasi proyek tersebut.

“Sudah tiga hari ini kami ngumpul di sini untuk meminta upah kami tapi tak ada yang bisa kami temui. Tak tahu lagi mau minta kemana gaji kami ini,” ujar Rio, seorang pekerja.

Menurut pekerja, tunggakan gaji mereka dari pihak kontraktor besarannya bervariasi sebab sistem kerja yang diterapkan ada yang borongan mingguan hingga bulanan, ada juga sistem harian.

“Beda-beda memang. Ada yang dua minggu, ada yang sampai tiga bulan, ada juga yang kerja harian. Semuanya bernasib sama (belum dibayar). Saya sendiri dua minggu kerja kalau hitung sekitar Rp 2 juta upah saya,” kata Sino, pekerja lainnya.

Tunggakan upah pekerja yang belum dibayar pihak kontraktor itu ada yang sampai diatas angka Rp 3 juta bagi pekerja borongan diatas satu bulan.

“Sudah hampir tiga bulan ini kerja tak digaji saya. Utang di rumah sudah banyak. Bayar tagihan listrik saja saya harus ngutang pak,” keluh Rio.

Meskipun belum ada kejelasan dari pihak kontraktor namun besar harapan para pekerja bangunan itu agar hak mereka segera dibayar penuh oleh pihak kontraktor.

“Bangunan sudah siap Pak. Keringat kami tolong dibayarlah pak,”harap Sino.

Seperti yang diketahui proyek pembangunan Puskesmas tersebut merupakan proyek dari Pemerintah Kota Batam untuk meningkatkan pelayanan medis warga dan pekerja galangan kapal di wilayah Tanjunguncang. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 6 miliar itu dikerjakan oleh PT Putra Lingga selaku kontraktor.

Pihak PT Putera Lingga sendiri saat dikonfirmasi mengakui masih ada tunggukan gaji pekerja itu.

“Tidak semua (pekerja) ada tunggakan. Pekerja borong misalkan sudah beres kok. Memang ada beberapa yang belum dibayar penuh, karena fisik proyek ini masih dalam masa pengawasan. Misalkan ada keramik atau kaca yang pecah harus diganti nah itu yang menghambat pelunasan gaji sebagian pekerja itu,” ujar Hendro, pengawas proyek dari PT Putera Lingga.

Namun demikian kata Hendro, pihaknya akan tetap melunasi semua tunggakan upah karyawan itu.

“Tetap akan kami bayar, kami mohon kawan-kawan bersabar dulu. Kalau sudah clear semuanya akan dibayar kok,” tuturnya.

Rampungnya pembangunan Puskesmas tersebut disambut baik masyarakat sekitar. Masyarakat berharap agar secepatnya beroperasi agar tidak lagi berobat ke luar wilayah Tanjunguncang.

“Selama ini kami berobat ke Pustu (Puskesmas Pembantu). Hanya rawat jalan di Pust ini. Semoga Puskesmas itu secepatnya beroperasi agar tak jauh-jauh lagi kami cari rumah sakit,” ujar Sukirno, penghuni rusunawa Pemko Batam di Tanjunguncang. (eja)

Update