Iklan
Sejumlah kendaraan terpaksa berjalan merayap saat melintas di jalan Pelita yang masih belum selesai pengerjaan pelebarannya, Selasa (30/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah pengendara mempertanyakan penyelesaian Proyek perbaikan jalan Sriwijaya kawasan Pelita, Batam. Sebab sejak diperbaiki jalur tersebut kerap macet dan berdebu karena belum diaspal. Apalagi saat hujan, jalan tersebut licin dan berlumpur.

Iklan

Anuar, pengendara mobil kerap kesal jika melewati jalur tersebut. Sebab, ia selalu terjebak macet karena lintasan jalan yang masih belum diaspal.

“Macetnya memang tak sampai berjam-jam, tapi asal lewat sana pasti macet. Apalagi kondisi jalan belum diaspal,” terang pria berusia 35 tahun ini.

Menurut dia, seharusnya pemerintah bisa menyelesaikan setiap jalan yang diperbaiki secara tuntas. Jangan memaksa perbaikan jalan yang satu, jika anggaran di pemerintahan memang tidak cukup.

“Kalau setengah-setengah kayak gini siapa yang susah. Rakyat juga kan. Paling tidak pemerintah punya perencanaan yang matang sebelum membangun,” kesal pria yang tinggal di kawasan Baloi ini.

Hal senada juga dikatakan Alfi. Ia kesal dengan situasi jalan yang berdebu karena belum diaspal. Apalagi ia mengendarai sepeda motor.

“Debu disana yang tak tahan. Kapan sih diselesaikan. Sepertinya sudah setahun jalan ini belum juga selesai,” terangnya.

Kondisi jalan yang sama juga terlihat di Jalan Tengku Umar (dari arah Pelita menuju baloi) tepatnya jalan depan Kampung Utama. Jalan tersebut juga belum diaspal usai diperlebar dan diperbaiki. (she)