Sejumlah turis Singapura berkunjung ke area kuliner yang berlatar belakang landmark Welcome To Batam di Batamcentre, Minggu (14/1) lalu. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepri menerima kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 2,07 juta orang atau tepatnya 2.074.534 selama tahun 2017.Angka tersebut naik 8,04 persen bila dibandingkan jumlah kunjungan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.920.232 kunjungan.

Iklan

“Turis yang berkunjung ke Kepri ini masih didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase 51,17 dari total jumlah wisman secara keseluruhan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Panusunan Siregar, Kamis (1/2).

Menurut dia, Kota Batam masih menjadi penyumbang tertinggi wisman yang berkunjung ke Kepri. Lebih dari 72,51 atau tepatnya 1.504.275 wisman masuk dari Batam. Sisanya Binta 17,77 persen atau 368.587 orang, Tanjungpinang 117.384 atau 5,66 persen serta Karimun 84.288 atau 4,06 persen.

“Dari empat pintu masuk kunjungan wisman, Batam tetap paling besar,” tuturnya.

Selain secara keseluruhan jumlah kunjungan wisman pada bulan Desember 2017 juga mengalami kenaikan yang signifikan yakni 55,57 persen. Bila bulan November 2017 jumlahnya 168.113 kunjungan, maka pada bulan Desember 261.525. Jika dibandingkan Desember 2016, naik sebesar 23,52 persen.

“Jadi kalau dilihat dari grafik, puncaknya kunjungan wisman di bulan Desember,” terang Panusunan.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kepri selama Desember 2017 mencapai rata-rata 59,91 persen atau naik 1,56 poin dibandingkan dengan TPK November 2017 yang tercatat sebesar 58,35 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing adalah 1,78 hari.

“Angka ini turun 0,13 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada November 2017,” imbuhnya.

Rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang di Kepri pada bulan Desember 2017 lebih tinggi 0,06 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu secara nasional. Rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang secara nasional adalah 1,72 hari.

“Bila dilihat menurut klasifikasi hotel, rata-rata lama menginap tamu asing tertinggi dicapai oleh hotel berbintang 5 dengan lama menginap selama 2,00 hari. Sedangkan rata-rata lama menginap terendah pada hotel berbintang 2, yaitu selama 1,62 hari,” jelas Panusunan. (rng)