Iklan
Petugas kebersihan mengumpulkan sampah ke bak penampungan sementara di TPS Pantai Kecana, Ranai, Natuna. Foto: Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Masyarakat ingin pemerintah daerah membangun toilet di sejumlah sarana umum. Diantaranya kawasan water front city pantai Kencana.

Iklan

Kawasan tersebut salah tempat mengisi waktu senggang para orang tua bersama anak anak, namun fasilitas toliet belum dilengkapi.

Zaharudin warga Ranai sekaligus ketua Museum Sri Serindit Natuna mengatakan, warga meminta agar pemerintah dapat melengkapi fasilitas toilet umum untuk pengunjung.

Tidak hanya itu, pemerintah dapat menambah lampu penerangan yang cukup di kawasan pantai. Agar tidak lagi gelap saat malam. Karena cenderung menjadi tempat tongkrongan mengarah ke negatif.

“Toilet dan lampu penerangan masih kurang. Semestinya saat kawasan itu dibangun, toilet juga direncanakan dibangun,” kata Zaharudin, Kamis (1/2).

Menurut Zaharudin, perencanaan untuk pusat informasi wisata yang dibangun juga tidak dilengkapi lampu penerangan. Jika malam diindikasi tempat tongkrongan yang mengarah pada maksiat.

“Mestinya sarana umum begitu, perencananya sudah dilengkapi lampu penerangan, bukan gelap begitu sekarang,” ujar Zaharudin.

Kepala Dinas PU pemkab Natuna Tasrif Amran mengatakan, belum dilengkapinya toilet di water front city pantai kencana sudah disampaikan dalam rapat tim percepatan pembanguna pariwisata. Dan fasilitas tersebut sangat penting.

Kawasan tersebut diakuinya, penuh aktifitas masyarakat. Dan terdapat arena bermain anak yang ramai setiap sore. Sehingga penting pemerintah menyiapkan toilet umum.

“Penataan kawasan water front city harus dilanjut pemerintah, supaya kawasan tersebut menjadi salah satu ikon Kabupaten Natuna ke depannya. Sekarsng masih ada tong sampah, yang masih dicarikan solusi untuk dipindahkan,” sebut Tasrif.(arn)