Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Nongsa Digital Park akan beroperasi di pertengahan maret tahun ini. Saat ini sudah dua perusahaan yang memastikan diri menjadi bagian dari NDP, sedangkan satu perusahaan lagi sedang dalam proses tahap akhir untuk menjadi tenan.

Iklan

“Baru Confrim itu Liquid Pay perusahaan fintech dan Glint bergerak di bidang management consultan. Sedangkan satu perusahaan lagi Coding Scholl sedang kami finalisasikan,” kata Direktur Kabil Citra Nusa, Peter Vincent, Kamis (1/2/2018).

Peter mengatakan jumlah tenaga kerja yang mengoperasi Nongsa Digital park saat ini sekitar 70 orang. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi penambahan tenaga kerja, seiring bertambahnya tenan yang masuk di Nongsa Digital Park.

“Untuk phase awal ini ada 10 unit IT office dan 2 data center,” tutur Peter.

Dan bila semua tempat ini terisi penuh, setidaknya akan membutuhkan tenaga kerja sekitar 1500 orang.

Sementara itu Humas Citramas Group, Naradewa mengatakan pihak investor yang akan datang ke Nongsa Digital Park tidak perlu merisaukan soal Sumber Daya Manusia.

“Di Batam ini, SDM-nya sangat berlimpah,” ucapnya.

Ia mengatakan berbagai keuntungan yang didapat bila menjadi bagian dari NDP, harga yang murah bila dibandingkan Singapura dan daerah lainnya di Indonesia.

“Konektivitas, dekat dari pelabuhan dan bandara internantional, serta infrastruktur yang lengkap,” ujarnya.

Ekosistem yang di bangun di sekitaran NDP, akan memanjakan para tenan yang akan masuk. Nongsa Digital Park akan dilengkapi dengan cinema, tempat tinggal, sekolah, sarana untuk lifestyle.

“Ada resort, dan suasana enak yang mendukung untuk bekerja,” tuturnya.

Sebelumnya pihak NDP telah mengundang sekitar 80 orang dari 55 perusahaan dari Singapura. Pihak NDP memaparkan keunggulan dan keuntungan yang mereka miliki dihadapan perwakilan 55 perusahaan itu. (ska)