Iklan
Raja Ariza. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang punya target besar pada tahun ini. Kendati sekarang sedang dipimpin seorang penjabat wali kota, nyatanya tidak boleh terjadi penurunan kualitas kerja jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Iklan

Termasuk pula perihal penyerapan anggaran. Ketika tahun lalu hasil serapan bisa mencapai 91 persen, ditargetkan tahun ini bisa melampaui itu.“Ya harus tetap optimal kerja Pemko Tanjungpinang. Seluruh OPD harus bersinergi agar target itu tercapai,” ujar kata Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, kemarin.

Selain itu, ketelitian dalam pelaksanaan program kerja juga mendapatkan perhatian dari Ariza. Ia menilai, walau target serapan anggaran cukup tinggi bukan berarti bisa berbuat abai dan ceroboh. Justru, kata Ariza, kehati-hatian dan ketelitian yang akan membuat pelaksanaan kerja dan penyerapan anggaran bisa berlangsung mulus dan tidak ada kendala.

Tak lupa pula Ariza berpesan mengenai anjuran pembayaran transaksi non tunai. “Ini sudah menjadi imbauna pemerintah pusat guna menunjang e-government, seperti yang sudah diterapkan oleh pemerintah provinsi,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tanjungpinang, Darmanto pernah membeberkan bahwasanya serapan APBD 2017 bisa tembus angka 91 persen. Artinya, kata dia, bukan hal yang tidak mungkin persentase serapan tersebut bisa ditingkatkan tahun ini. “Meskipun di tahun 2017 lalu terjadi defisit anggaran, namun pemko Tanjungpinang bisa menyelesaikan akhir anggaran tanpa ada tunda bayar,” katanya.

Kendati Anggaran daerah pada 2018 ini masih rendah, namun pemko Tanjungpinang menyusun tingkat prioritas dan penganggaran agar menghasilkan program kegiatan yang meliputi urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib bukan pelayanan dasar dan urusan pemerintah fungsi penunjang. (aya)