batampos.co.id – Rekanan Garuda Maintenance Facility (GMF), Mitsui datang berkunjung ke BP Batam, Jumat (2/2). Selain silaturahmi, kedatangannya juga untuk meminta kepada BP Batam agar mempermudah segala urusan baik itu soal perizinan maupun lahan agar GMF bisa segera menuntaskan realisasi pembangunan Maintenance Repair and Overhaul (MRO) di Batam.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan rekan GMF yang berperan sebagai konsultan yang mengurus segala proses perizinan dari GMF kelak.”Mereka ditunjuk Garuda sebagai konsultan untuk urus perizinan,” ujar Lukita.

Hingga saat ini, GMF yang berniat membangun MRO dan fasilitas lainnya sudah menyelesaikan urusan teknis. Dan saat ini tengah membahas soal kebijakan-kebijakan termasuk perizinan. “Kami yakinkan mereka bisa segera investasi dan dikasih kemudahan,” janjinya.

Rencana GMF yang ingin membangun MRO sudah menjadi bagian dari tahap pematangan BP Batam soal pengembangan Bandara Hang Nadim.”Luas pengembangan bandara sekitar 18 hektare dimana akan jadi pusat kawasan ekonomi baru dan juga jadi pusat logistik,” jelasnya.

Sedangkan delegasi dari Mitsui, Sato menyambut baik niat BP Batam yang ingin memberikan kemudahan bagi mereka.”Kami apresiasi sekali dan mengharap dukungan BP Batam untuk kembangkan industri pesawat terutama MRO,” katanya.

Sebelumnya, GMF bersama koleganya yakni Mitsui, KLM dan Air France berniat untuk membangun gudang logistik di Hang Nadim. Keberadaan gudang logistik akan mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenace di area Sumatera dan sekitarnya.

Selain gudang logistik, GMF juga berencana akan membangun hangar. Luas bangunannya nanti sekitar 25 ribu meter persegi. Dan kelak akan digunakan untuk mengakomodasi pasar perawatan pesawat internasional. (leo)

Respon Anda?

komentar