ilustrasi

batampos.co.id – Pihak Balai POM (Pengawasan Obat dan Makanan) Kepri memastikan tidak ada lagi viostin DS dengan nomor Bets BN C6K994H, dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101, beredar di Kepri. Sebelumnya pihak Balai POM sudah meminta distributor menarik dua produk obat dan suplemen ini.

“Walau begitu, kami tetap melakukan pengawasan,” kata Kepala Balai POM Kepri, Alex sander, Jumat (2/2).

Perintah penarikan barang ini, kata Alex sudah dilakukan semenjak Jumat (26/1) lalu. Dan dari Senin (29/1) hingga kini, Alex menyebutkan pihaknya terus melakukan penyisiran di toko obat, apotik, swalayan.

“Dan hasilnya kami tidak temukan apapun,” tuturnya.

Alex menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi lain, terkait dengan hasil laboratorium Viostin Ds dan Enzyplex. Ia juga berharap peran masyarakat untuk mengantisipasi peredaran obat yang tak layak edar ini.

“Bila masyarakat menemukan Viostin DS dan Enzyplex yang memiliki nomor bets diatas, segera laporkan ke kami,” tuturnya.

Tidak hanya terhadap obat seperti Viostin Ds dan Enzyplex saja. Pengawasan terhadap obat dan makanan lainnya, kata Alex rutin selalu dilaksankan pihaknya. Rabu (31/1) lalu, Alex mengatakan pihaknya menggerebek produk pangan ilegal, di Batuampar.

“Kami amankan milo berukuran besar, saus tiram, tepung, asinan sayuran, kecap,” ucapnya.

Terkait dengan pangan ilegal ini, Alex menuturkan pihaknya akan memanggil pemilik gudang, Senin (5/1) depan. “Surat edaran untuk pemangilan ini, saya layangkan hari ini(2/2),” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar