Apri Sujadi. F. Dok Batam Pos

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan menguji ulang 43 unit bus sekolah yang menelan anggaran Rp 7,9 miliar. Hal itu dilakukan setelah tergulingnya salah satu bus sekolah di Simpang Tiga, Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Selasa (30/1) lalu,

Iklan

“Kadishub harus berkoordinasi dengan Kasatlantas, siapa pun pemenang pengadaan bus sekolah agar dilakukan pengujian kembali sebelum bus sekolah itu dimanfaatkan,” ujar Bupati Bintan Apri Sujadi usai menghadiri ramah bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi di Mapolres Bintan, Jumat (2/2).

Dishub Kabupaten Bintan, lanjut Apri harus benar-benar menguji kelaikan bus sekolah bersama pihak kepolisian. “Jangan sampai kecelakaan bus sekolah terulang,” kata dia.

Disinggung lelang pengadaan bus sekolah di Kabupaten hanya diikuti 1 peserta, karena minimnya pengusaha yang bergelut di bidang transportasi di Kabupaten Bintan. Umumnya pihak perusahan tak siap mengadakan armada bus dalam jumlah yang banyak. “Kenyataannya, di daerah kita sangat susah mengadakan bus¬†sebanyak itu. Setelah saya cek tidak banyak pengusaha bus yang bisa mengadakan bus sekolah,” ujarnya.

Namun, ke depan, diharapkan muncul kompetitor dalam lelang pengadaan bus sekolah. Sehingga muncul daya saing yang sehat, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Tentunya harapan kita muncul kompetiter,”¬†tukasnya.

Kabid Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Bintan, Johari mengatakan, lelang pengadaan bus sekolah telah dilakukan Januari 2018 dengan anggaran Rp 7,9 miliar. “Kita memang kejar dari awal, jangan sampai terputus dan masyarakat komplain,” katanya.

Soal 1 peserta yang ikut lelang, awalnya yang mendaftar 7 perusahaan, namun yang mengupload dokumen hanya PT Aneka Jaya Kijang. ”Mungkin yang lain tidak sanggup,” jawabnya singkat. (met)