batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi melakukan kunjungan ke Mapolres Bintan, Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Sebong pada Jumat (2/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kunjungan singkat itu, Kapolda Didid menekankan personel kepolisian di Kabupaten Bintan siaga apabila diperlukan membackup pengamanan pemilihan calon wali kota (Pilwako) di Tanjungpinang.

Hadir dalam lawatan itu, Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Sekdakab Bintan Adi Prihantara.

Kapolda Didid mengatakan, Provinsi Kepri akan menghadapi agenda politik yang penting pada tahun 2018, pilkada serentak. Namun di Kepri hanya satu daerah yang akan menggelar pilkada serentak, yakni Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwako) Tanjunginang.

Meski dilaksanakan di Tanjungpinang, Kapolda meminta Kapolres Bintan bersama jajarannya harus optimal dan ikut menyukseskan pesta demokrasi itu.

“Daerah lain lebih dari satu, kita cuma satu daerah saja. Karena itu, kita harus optimal dan sukses (pilkadanya), backup penuh jajaran samping di Tanjungpinang,” kata dia.

Dalam kunjungannya, Kapolda Didid juga berupaya meningkatkan sinergitas TNI dan Polri yang sudah berjalan dengan baik sejak dulu. “Karena itu, saya menyambangi saudara – saudara kita di TNI, mulai Lanal, Lanud, Marinir, POM untuk bersama – sama meningkatkan kontribusi positif terhadap pemerintah daerah, dalam meningkatkan
pertumbuhan ekonomi karena perekonomian di Kepri sempat lesu,” katanya.

Selain itu, kepada jajarannya, Kapolda Didid memberikan batas waktu 1 bulan untuk berbenah dan meningkatkan kemampuan. Terlebih, menurutnya Kabupaten Bintan sangat rawan dari kasus narkoba, penyelundupan karena banyak pelabuhan tikus dan kejahatan lainnya.

“Saya perintahkan ke Kapolres untuk menata kesatuannya lebih baik. Anggota yang berprestasi, harus diberikan reward, yang elek elekkan dibina, dan yang salah harus dihukum. Tidak ada lagi personel yang sepertikemarin. Kalau ada yang tidak baik dan bermain tindak pidana, itu bukan polisi lagi. Oknum itu sudah berseberangan dengan kita,” tegasnya.

“Saya mau Polda Kepri, dari atas sampai ke bawah tidak landai landai saja, tidak biasa – biasa saja, kita harus lebih dari itu, oleh karena itu saya melihat ke depan,” tukasnya. (met)

Advertisement
loading...