Iklan
Wabub Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat meninjau sawah di Kelarik Kecamatan Bunguran Utara. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti meninjau cetak sawah yang diprogramkan Kementerian kerjasama Kodim 0318 Natuna dan Dinas Pertanian di Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara, Jumat (1/2).

Iklan

Peninjauan tersebut untuk memastikan kondisi percetakan sawah dan kendala petani di Kelarik yang dibuka seluas 68 hektare pada akhir tahun 2017 lalu. Dan kunjungan tersebut masih banyak menemukan kekurangan dalam program percetakan sawah.

Ngesti menyarankan, dinas teknis dapat memenuhi kebutuhan petani agar cetak sawah yang diprogramkan Kementerian dapat berlanjut dan terus ditekuni masyarakat. Pemerintah Daerah terus mendorong semangat petani, mendukung rencana swasembada beras di Natuna.

Menurut Ngesti, dilihat dari kondisi dan keluhan petani. Pemerintah Daerah akan membangun jalan pertanian supaya memudahkan akses petani dan kendaraan dapat masuk lokasi persawahan. Saat ini ada kecemburuan petani, karena ada sawah yang dekat dengan jalan dan ada yang jauh.

Ngesti juga menyarankan petani dapat memulai pola tumpang sari, dengan tanaman holtikuluran disekitar persawahan. Mengingat lahan padi sawah yang baru dimulai kemungkinan terjadi gagal panen. Karena lahan hutan yang digarap belum maksimal.

“Sekarang percetakan sawah juga belum bisa ditanami. Petani harus mengolah lagi lahan supaya hasil panen lebih maksimal,” sebut Ngesti.

Tidak hanya itu, Ngesti mengatakan, petani juga mengalami kendala pengairan yang belum tertata. Ada sawah yang teraliri dan ada sawah yang tidak teraliri air. Karena saluran pengairan belum dibenahi optimal. Belum lagi kayu-kayu masih harus dibersihkan.

“Petani juga harus memilik varites padi yang cocok menyesuaikan kodisi lahan. Karena kondisi pengairan yang belum optimal,” ujar Ngesti.(arn)