batampos.co.id – Tim Pemenangan Syahrul-Rahma (Sabar) akan menyiapkan tim khusus untuk memplototi pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang nanti. “Selain adanya tim khusus, kita juga akan menyebar ratusan relawan untuk mengawasi jalannya tahapan-tahapan Pilkada Tanjungpinang nanti,” ujar Ketua Tim Pemenangan Sabar, Ade Angga, Jumat (2/2).

Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang tersebut menjelaskan, pihaknya juga akan memberikan edukasi politik yang santun kepada simpatisan maupun relawan. Yakni dengan memanfaatkan jejaring media sosial yang sudah ada.

Ketua Golkar Tanjungpinang tersebut optimis Sabar bisa meraih hasil yang baik. “Kami terus melakukan konsolidasi. Baik ditingkat partai pengusung maupun simpatisan dan relawan. Kita berharap pelaksanaan Pilkada Tanjungpinang berjalan dengan aman dan tertib,” jelas Angga.

Kepala Dinas Komunikas dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kepri, Guntur Sakti khawatir, panggung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Tanjungpinang menjadi lembah yang menyebabkan masyarakat terjebak dalam penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2018. Terutama hal yang berbau dengan Suku Ras Agama dan Antar Golongan (SARA).

“Kita tahu Pemerintah sudah melakukan revisi terhadap UU ITE. Penegasannya adalah setiap aktivitas di media sosial ada konsekuensi hukumnya. Apalagi dengan hal-hal yang berkaitan dengan konten sara,” ujar Guntur.

Menurut Guntur, di Tanjungpinang sudah terjadi beberapa kasus, karena postingan di media sosial berujung ke meja hukum. Maka dari itu, Guntur mengingatkan masyarakat Kepri, Tanjungpinang khususnya untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Ditegaskannya, apapun tindakan yang dilakukan di media sosial adalah perbuatan hukum. “Apapun postingan di media sosial yang mengganggu ataupun mencemarkan nama baik, bisa dilaporkan ke aparat penegak hukum,” jelasnya.(jpg)

Advertisement
loading...