Banjir Rob melanda Tanjunguban, tepatnya di Jalan RE Martadinata. Akibatnya, kendaraan tidak bisa melintas di jalan tersebut. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Empat kampung di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Bintan tergenang akibat banjir rob, Minggu (4/2). Empat kampung itu, Kampung Cenderawasih, Kampung Ulu Riau, Kampung Mentigi Laut dan ampung Kamboja. Banjir yang disebabkan air pasang laut juga melanda Pasar Lama dan Pasar Baru Tanjunguban serta kawasan Pertamina Tanjunguban.

“Empat kampung yang tergenang banjir rob,” kata Camat Bintan Utara, Azwar, Minggu (4/1).

Menurutnya, banjir rob yang terjadi pada Minggu (4/2), tidak separah yang terjadi Jumat (2/2) lalu. Karena, ketinggian air tidak setinggi, pada hari itu. Meski demikian, aktivitas toko sempat lumpuh, khususnya di Jalan RE Martadinata serta Jalan Merdeka Tanjunguban, akibat banjir rob.

“Banyak toko yang tutup, sedangkan rumah yang tergenang sekitar seratusan,” kata dia.

Namun, upaya evakuasi menurutnya, belum diperlukan, karena fenomena alam ini sering terjadi, dan melanda Tanjunguban. “Skenario evakuasi tetap sudah disiapkan, jika diperlukan, tapi sejauh ini masyarakat masih aman berada di rumahnya, terlebih banjir rob hanya terjadi beberapa jam saja, setelahnya genangan air kembali surut,” katanya.

Pantauan di lapangan, kendaraan yang bergerak dari arah depan kantor UPT Pajak, Tanjunguban memilih berputar arah, karena untuk meneruskan perjalanan tidak memungkinkan. Sebab jalan di depan sudah tergenang banjir rob. Akibatnya, sempat terjadi kemacetan di ruas jalan RE Martadinata. (met)

Advertisement
loading...