Iklan
Ratusan kapal pompong nelayan di ranai tertambat, gelombang tinggi nelayan diingatkan untuk waspada. Foto: Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Ranai mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di laut Natuna. Perakiraan cuaca BMKG menyatakan gelombang laut Natuna diprediksi mencapai 4 meter hingga 6 meter.

Iklan

Kepala Dinas perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, laporan stasiun BMKG Ranai tetang prakiraan cuaca saat ini sangat buruk khususnya nelayan tradisional.

Gelombang laut Natuna diprediksi dapat mencapai 6 meter. Pompong nelayan di bawah 10 GT sangat rawan melakukan penyebrangan antar pulau, seperti menuju Pulau Laut dan pulau Subi.

“Kami sangat mengimbau, nelayan tradisional berhati saat melaut. Agar tidak melebih jangkauan signal telekomunikasi dan tidak jauh dari pantai, termasuk pelayaran kapak barang dan transporasi antar pulau,” imbau Iskandar, Minggu (4/2).

Perakirawan BMKG Ranai Demtrius Kristian mengatakan, cuaca di Natuna saat ini cenderung terjadi hujan ringan di beberapa wilayah di Natuna. Karena kondisi awan rendah dan menengah masih cukup banyak da pagi hingga sore.

Saat ini katanya, di wilayah Natuna masih terjadi musim penghujan. Arah angin masih bertiup dari Utara menuju Timur Laut, dengan kecepatan 50 kilo meter per jam.

Masyarakat sambungnya, tetap waspada terhadap awan gelap dan tebal, karena dapat menimbulkan hujan lebat, guntur disertai petir dan angin kencang yang menyebabkan terjadinya gelombang laut tinggi secara tiba-tiba.

“Gelombang laut rata-rata saat ini antara 2,5 meter sampai 4 meter. Tapi di laut cina selatan dan laut Natuna bagian Utara berpeluang hingga 6 meter, dan bisa berpeluang dua kali lipat,” sebut Demetrius.(arn)