batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengingatkan masyarakat jangan sampai diadu domba karena Pilkada. Jangan sampai karena fanatisme kepada salah satu calon membuat berselisih dengan teman, saudara, tetangga bahkan keluarga.

“Jadikanlah Pilkada ini sebagai ajang silaturahmi, duduk bersama dan berdiskusi menyampaikan program-program untuk pembangunan Tanjungpinang yang lebih baik. Siapapun yang menang nantinya harus kita dukung karena telah melalui proses demokrasi yang adil,” ujar Nurdin saat Safari Subuh di di Masjid Nurul Azam, Perumahan Lembah Asli, Batu IX, Tanjungpinang, Sabtu (3/2).

Nurdin berpesan kepada masyarakat agar turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali ini.

Di akhir pekan ini, Nurdin bersafari subuh di Tanjungpinang dan Karimun. Selain di masjid Nurul Azam, Nurdin juga melaksanakan Safari Subuh di Masjid Baiturrahman Karimun, Ahad (4/2).

Di Masjid Nurul Azam, Nurdin juga mengajak semua komponen masyarakat untuk selalu memakmurkan masjid dan memulai semua aktivitas keseharian dengan solat berjamaah. Sholat bersama di masjid merupakan simbol persatuan dan kesatuan umat. Dengan kekompakan umat maka berbagai persoalan umat Islam, baik persoalan ekonomi, sosial, budaya, hingga politik dan kenegaraan bisa ditemukan jalan keluarnya.

“Kita biasakan sekarang untuk membangun dari masjid karena kita harus tahu bahwa masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi menjadi ruh atas semua aktivitas baik di pemerintahan maupun seluruh aktivitas di masyarakat,” ujar Nurdin saat memberikan tausiyah

Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri saat ini menurut Nurdin meliputi dua poin, yaitu pembangunan fisik dan Pembangunan Non Fisik (mental dan spiritual). Dua hal ini dikatakan Nurdin sangat penting agar terjadi keseimbangan dalam sebuah landasan pembangunan. Fisik dan Non fisik sama pentingnya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan Non fisik lebih mengarah kepada pembentukan mental dan spiritual. Supaya terbentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagai mana diketahui bahwa SDM merupakan landasan untuk pembangunan lainnya.

“Mental dan spiritual bisa kita bangun dengan membiasakan solat berjamaah di Masjid. Jika Mental dan spiritual pemimpin, pejabat dan masyarakat telah baik, InsyaAllah pembangunan juga semakin baik dan berkualitas,” ujar Nurdin.

Sementara di Karimun Nurdin bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah tampak khidmad mendengar tausiyah yang disampaikan Ustaz Syarufuddin.

Ustaz Syarifuddin menyampaikan bahwa manusia harus yakin dan percayalah bahwasanya rezeki itu sudah diatur oleh Allah SWT. Rezeki itu juga tidak akan pernah tertukar.

Karena itu, sekeras apapun seseorang mengejar rezeki itu, jika rezeki itu bukan miliknya niscaya tidak akan pernah menjadi milik dia. Namun,jika telah ditetapkan oleh Allah, rezeki itu menjadi milik seseorang maka pasti akan menjadi miliknya.

“Untuk itu, tanamkanlah dalam diri kita masing-masing akan persoalan rezeki itu sebenarnya telah diatur oleh Allah. Namun, kita juga jangan berprilaku malas seolah-olah rezeki itu akan datang dengan sendirinya,” kata Ustaz Syarifuddin.

Dia menambahkan, jalani lah hidup ini dengan penub keikhlasan. Jangan pernah lepas keimanan kepada Yang Maha Kuasa.

“Jangan asyik memikirkan kehidupan duniawi semata, namun imbangilah juga dengan akhirat,” kata Ustaz sambil mengingatkan jamaah untuk tidak meninggalkan ibadah wajib sholat lima waktu. (bni)

Advertisement
loading...