Peletakan batu pertama Pondok Pesantren Makhad Syawariqul Anwar oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kawasan Coastal Area Tanjungbalai Karimun, Minggu (4/2). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bangsa atau daerah yang kuat, harus dibangun melalui mental sumber daya manusia yang kuat. Semua itu harus diawali dengan pembangunan iman dan taqwa yang kokoh.

Iklan

“Mendirikan pondok-pondok pesantren bagian dari memperkuat iman dan taqwa generasi negeri ini. Generasi Kepri juga harus unggul di bidang keagamaan selain pengetahuan umum,” kata Nurdin saat peletakan batu pertama Pondok Pesantren Ma’had Syawariqul Anwar di Kawasan Coastal Area, Tanjungbalai, Karimun, Ahad (4/2) pagi.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Karimun Aunuw Rafiq, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Ketua MUI Karimun, Ketua Persatuan Mubaliq Karimun, Ketua Panitia Pembangunan Pondok Buya Syarifuddin dan sejumlah undangan lainnya.

Nurdin mengajak umat untuk membelanjakan sedikit kelebihan uang yang dumiliki di jalan Allah. Salah satunya dengan cara rajin berderma untuk kegiatan-kegiatan bersifat keagamaan seperti ikut bergabung menjadi donatur dalam pembangunan ponpes ini.

“Jangan tunggu kita mampu dulu baru mau menderma. Sekecil apapun nilai derma yang kita berikan Insya Allah akan menjadi baik bagi diri kita sendiri,” kata Nurdin.

Bupati Karimun Aunur Rafik menyambut baik pembangunan ponpes ini. Ponpes ini juga dapat membangun imtaq bagi generasi-generasi penerus yang berakhlaqul qharimah dan kuat di segala bidang. Kata Rafiq, ini adalah ponpes yang ke 15 di Kabupaten Karimun.

Buya Syarifuffin menyampaikan bahwa awal pembangunan ini berasal sumbangan dari para anggota yayasan. Berkat kebersamaan, maka awal pembangunan ini dapat terlaksana dengan peletakan batu pernama oleh Gubernur Kepri. Buya mengajak umat sama sama berjuang untuk kemajuan agama Allah. Dia yakin diawali dengan niat tulus ikhlas, pembangunan pesantren ini mendapat ridho Allah SWT. (hsl)