ilustrasi.
Foto: Fiskajuanda/Batampos

batampos.co.id – Tiga Kampung tua di Nongsa akan mendapatkan perhatian dari Pemko Batam. Pengembangan kampung tua ini, agar dapat menarik wistawan mancanegara lebih banyak lagi. Tiga kampung tua yang mendapatkan perhatian itu yakni

  1. Kampung Tua Terih,
  2. Nongsa Pantai dan
  3. Melayu.

“Di Kampung tua etnik melayu terasa lebih kental. Nantinya tidak tiga kampung tua ini saja. Tapi juga kampung tua yang lainnya,” kata Kepala Dinas Parawisata Batam, Pebrialin, Sabtu (3/2).

Ia mengatakan pihaknya sedang menghitung kampung tua yang memiliki potensi, untuk bisa dijual sebagai destinasi wisata bagi turis. Pebrialin menuturkan masuknya turis-turis ke kampung tua, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada disana.

“Wisatawan itu ingin melihat sesuatu yang berbau etnik dan unik. Dan di kampung tua semuanya ada,” ucapnya.

Semua ini, kata Pebrialin tidak akan terlaksana dengan baik. Bila semua masyarakat tidak mendukung penuh program turis masuk ke kampung tua.

“Masyarakat haruslah menciptakan lingkungan yang bersih, aman. Bisa dibilang, masyarakat memiliki peranan penting juga menarik para turis ini,” tuturnya.

Apakah Pemko Batam sudah menginstruksikan ke kampung tua yang jadi pilot project Pemko Batam? Pebrialin mengatakan pihaknya masih terbentur beberapa permasalahan. Tapi untuk sekedar himbauan, kata Pebrialin pihaknya sudah melakukan.

“Kami masih menunggu Ranperda budaya melayu. Dengan adanya Perda ini, kami bisa menonjolkan budaya melayu. Tidak hanya di Kampung Tua, tapi diseluruh daerah di Batam,” ujarnya.

Pebrialin menyadari bahwa budaya melayu bisa menjadi magnet bagi para wisatawan asing.

“Kami ingin di Hotel, tempat masuknya para turis ada khas melayunya. Memutar musik melayu, tiap restoran menyediakan makanan melayu,” ungkapnya.

Selain meningkatkan wisata budaya. Pebrialin juga mengatakan pihaknya akan menambah jumlah destinasi wisata.

“Tapi lebih bersifat ruang publik. Kami mendorong pihak swasta juga, agar membuat ruang publik ini,” tuturnya.

Pebrialin mengatakan akan merangkul seluruh stakeholder yang ada di Batam, agar saling bersinergi. Sehingga pariwisata Batam menjadi lebih baik.

“Termasuk dengan BP Batam juga,” ucapnya.

Atraksi juga menjadi salah satu perhatian Pemko Batam. Pebrialian menyebutkan ada 58 even yang akan diadakan sepanjang tahun ini.

“Tapi jumlah ini akan terus bertambah. Mungkin lebih dari 60 even, semoga ini dapat mendongkrak pariwisata Batam. Target kami tahun ini 1,8 juta orang,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar