Iklan

batampos.co.id – Sebanyak 66 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan dua Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TB PP), mengikuti diklat prajabatan. Diklat prajabatan calon pegawai persetujuan MenPAN RB ini, dibuka oleh Bupati Aunur Rafiq, Senin (5/2) di Gedung Nilam Sari.

Iklan

Selama seminggu, peserta mengikuti diklat yang dihelat Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Karimun. Sedangkan mentor (pembimbing) dihadirkan dari widyaiswara. “Pengangkatan Bidan PTT, dan THL TB PP, bukan dari Pemkab Karimun. Tetapi langsung dari Pemerintah Pusat,” ungkap Bupati Aunur Rafiq.

Artinya, sambung Rafiq, pemerintah daerah hanya mengusulkan nama-nama CPNS. Oleh Badan Administrasi Kepegawan Negara (BAKN) menseleksi sebelum ditetapkan sebagai CPNS. Karena untuk pengangkatan harus atas persetujuan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi. “Inilah jalur atau pengangkatannya. Termasuk penempatan berdasarkan SK BAKN,” terang Rafiq.

Dengan dilaksanakan diklat prajabatan, Rafiq berharap kelak menjadi ASN profesional, bersih dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Itu yang kita harapkan, sejalan dengan misi ke 7 dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karimun,” pinta Rafiq.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan SDM, MS Sudarmadi mengatakan, peserta diklat prajabatan dibagi dua angkatan. Setiap angkatan berjumlah 33 orang.
Tegasnya, seluruh peserta diklat tidak secara otomatis lulus, dan diangkat menjadi PNS. Sebaliknya, ada penilaian yang dilaksanakan selama menjalani diklat prajabatan. Diantaranya, penilaian sikap, dan displin.

“Bisa jadi ada diantara mereka ada yang tak lulus. Tentunya jika peserta tidak menguasai materi, dan lainnya,” tegasnya. (enl)