Yohannes (tengah) didampingi bapak tirinya dan anggota Polsek Moro. F. Dokumentasi Polsek Moro untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Yohannes, warga Sidodadi Kelurahan Moro yang sempat dirawat di RSUD M sani, akhirnya dipulangkan, Senin (5/2). Pemulangan Yohannes atas permintaan Yohannes sendiri.

Pasca meninggalnya putra bungsu pasangan Johannes dan Teripah akibat gizi buruk,  Yohannes sempat dirawat di RSUD M Sani. Dia dirawat tanpa pendampingan perawat dari Puskesmas Moro hanya ditemani oleh keluarganya.

”Menurut Dokter disana, kondisi pasien tidak harus didampingi oleh tenaga paramedis. Masih bisa berjalan, walaupun HBnya rendah,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi, kemarin (5/2).

Sementara itu Direktur RSUD M Sani Zulhadi ketika dikonfirmasi mengatakan, sejak dilakukan perawatan secara insentif pasien bernama Yohannes oleh dokter spesialis penyakit dalam. Dimana, kondisi pasien tersebut mengalami kurang darah dan gangguan fungsi hati.

Sebelum meminta pulang, Yohannes sempat mendapatkan transfusi darah pada Sabtu dan Minggu.

”Kita sudah sarankan agar dilakukan perawatan hingga sembuh. Tapi, pasien tetap pada pendiriannya ingin pulang ke rumahnya,” ujar Zulhadi.

Pihak RS tidak bisa menahan atas keinginan pasien untuk pulang ke rumah. Selanjutnya, untuk proses pengobatan diserahkan kepada pihak keluarga. ”Sekarang kesehatan kita serahkan kepada keluarganya. Apakah ingin dirawat kesini lagi atau ke tempat lain, itu hak pasien,” ujarnya.

Terpisah Kapolsek Moro AKP Donris E Pasaribu membenarkan, bahwa saudara Yohannes telah pulang ke Moro. Dan saat ini, tinggal bersama Sori Sitanggang bapak tiri yang bertempat di Rawa Jadi RT 002/RW005 Kelurahan Moro Timur Kecamatan Moro.

” Setelah anggota saya bincang-bincang dengan bapak tirinya, bahwa saudara Yohannes kangen sama istri dan kedua anaknya,” ungkapnya.

Sedangkan, dari pihak Pemerintah Kecamatan Moro lanjut Donris hingga saat ini belum ada berkunjung ke keluarga Yohannes.

”Dari pihak keluarganya belum ada. Saya sih hanya menyayangkan saja, kenapa tidak ada kepedulian terhadap warganya sendiri pihak kecamatan,” ucapnya.(tri)

Respon Anda?

komentar