Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Edy Suryanto dua dari kanan foto bersama warga suku asli Kampung Waseng kelurahan Tanjungberlian Kundur Utara dalam rangka kegiatan patroli sambangi warga pesisir pantai. Foto. Imam Sukarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Polsek Kundur Utara/Barat bersama sejumlah anggota dan babhinkamtibmas melaksanakan kegiatan patroli sambangi warga pesisir pantai, Senin (5/2) kemarin. Dengan kapal patroli bantuan Polda Kepri, rombongan yang dipimpin Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Edy Suryanto langsung menuju perkampungan suku asli, Kampung Waseng Kelurahan Tanjungberlian, Kecamatan Kundur Utara.

Alhamdulillah hari ini saya bersama anggota dan babhinkamtibmas melaksanakan patroli untuk menyambangi warga suku asli yang berada di Kampung Waseng. Kegiatan ini selain untuk bersilaturahmi sekaligus mengajak masyarakat suku asli untuk ikut serta menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan Kamtibmas yang kondusif,” terang Edy Suryanto.

Kedatangan rombongan disambut baik oleh masyarakat setempat. Bahkan mereka mengaku senang. Kegiatan patroli sambang masyarakat pesisir pantai ini sangat perlu karena mereka jauh dari jangkauan kita. Dengan terjalinya silaturahmi masyarakat pesisir pantai juga merasa terayomi dan terlindungi.

Sebagian besar mereka bekerja sebagai nelayan sehingga diimbau kepada warga agar saat melaut tetap menjaga keselamatan dengan menggunakan alat selematan jaket pelampung (life jaket) dan alat komunikasi. Selain itu saat melaksanakan kegiatan menangkap ikan tidak menggunakan bahan kimia yang dilarang seperti potassium ataupun bom ikan.

Dahlan,37, warga suku asli kampung Waseng kepada Batam Pos menyampaikan terimakasih atas kunjungan polsek Kundur Utara/Barat. Diakuinya suku asli kampung Waseng sendiri selama ini masih cukup terisolir dan belum mendapatkan fasilitas umum. Bahkan kampung Waseng juga belum mendapatkan penerangan listrik, akses jalan juga masih berupa tanah merah sehingga perlu diperhatikan.

“Saya senang dengan kehadiran bapak Kapolsek bersama anggotanya di kampung kami ini, warga merasa terlindungi dengan kehadiranya. Suku asli kmapung Waseng saat ini terdapat 20 kepala keluarga (KK) dan belasan anak sekolah. Sampai sekarang kampung Waseng masih bergabung dengan RT 10 kampung Jawa kelurahan Tanjungberlian,” terang Dahlan. (ims)

 

Respon Anda?

komentar