ilustrasi

batampos.co.id – Kasus pencabulan anak dibawa umur kembali terjadi di Batuaji. Korban kali ini adalah seorang siswi SMP yang masih berusia 16 tahun. Siswi yang berinisil Ra itu kini tengah hamil empat bulan setelah dicabuli oleh As, teman prianya. Kasus tersebutpun dibawa ke rana hukum. Orangtua Ra yang tak terima anaknya digauli hingga hamil melaporkan As ke Mapolsek Batuaji.

Saat mengadu ke Mapolsek Batuaji, Ms ayah korban menuturkan, kasus pencabulan puterinya itu baru diketahui keluarga pada, tanggal 27 Januari lalu. Saat itu Ra mengeluh ada perubahan pada bagian perutnya yang berangsur-angrus membesar, setelah tiga bulan beturut-turut tak alami datang bulan.

“Dia sampaikan itu ke neneknya,” ujar Ms.

Mendengar pengakuan yang tak wajar itu, pihak keluarga akhirnya mengintrogasi Ra lebih dalam lagi. Saat diintrogasi, Ra mengakui kalau dia pernah berhubungan badan dengan As teman prianya. Kejadian itu membuat pihak keluarga geram. Tanpa mempedulikan apa status hubungan antara Ra dan As, pihak keluarga akhirnya mempolisikan As.

“Tidak benar ini. Bagaimanpun anak saya ini masih dibawa umur. Masih sekolah lagi. Ini harus diproses,” tutur Ms.

Kelurga berharap agar laporan mereka itu ditanggapi secara serius oleh pihak kepolisian. Mereka berharap agar As segera diamankan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Namun demikian Sujoko enggan berkomentar banyak sebab pihaknya masih mendalami laporan tersebut untuk menahan pelaku.

“Iya ada. Masih kami dalami,” ujarnya singkat. (eja)

Respon Anda?

komentar