Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengecek beras yang dihasilkan dari tanaman padi di lahan milik pemerintah. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun memiliki lahan seluas 250 hektare di Pulau Kundur. Lahan tersebut diperuntukkan pengembangan usaha pertanian. Salahnya digunakan untuk menanam padi. Meski demikian, masyarakat yang menggunakan lahan milik pemerintah tersebut tidak dikenakan sewa atau pungutan apa pun.

”Karena sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) kita Kundur dijadikan sentra pengembangan pertanian,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (6/2).

Dari 250 hektar tersebut baru 100 hektare yang dapat digunakan untuk penanaman padi. Dan, sudah berhasil untuk satu kali panen. Terkait hal ini pemerintah tidak ada menetapkan atau mengharuskan petani yang tergabung dalam kelompok usaha penanaman padi harus membayar uang sewa

Sebab, sambung Bupati, salah satu tujuan diadakannya lahan seluas itu memang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana. Dan, keinginan masyarakat yang akan menggunakan lahan itu adalah untuk menanam padi. Sehingga, dalam hal ini pemerintah menyiapkan lahan dan menyiapkan bibit padinya. Sedangkan, untuk pemupukan itu dilakukan oleh kelompok tani.

”Karena lokasinya cocok untuk tanam padi dan ada aliran sungai, maka bisa dijadikan untuk mengairi lahan yang ditanam padi. Artinya, padi yang ditanam di areal tersebut bukan padi tadah hujan. Melainkan, layaknya padi yang ditanam seperti di Pulau Jawa,” jelasnya. Selain itu, di lokasi juga sudah memiliki mesin penggiling padi yang kemampuannya dalam satu jam bisa memisahkan beras dengan gabah sampai 2 ton.

Dikatakan Bupati, untuk kondisi berasnya bagus. Karena berwarna putih. Untuk saat ini beras hasil dari penananman padi di Pulaum Kundur sudah dijual di sekitar Pulau Kundur dengan harga Rp13 ribu per kg.

Dengan hasil panen yang menjanjikan, maka tahun depan akan diperluas lagi sisa lahan 150 hektar yang belum terpakai untuk penanaman padi. Tapi, terlebih dulu dipersiapkan sarana pendukung. Mulai dari pembuatan aliuran pengairan sungai, penampungan air dan juga pematangan lahan. (san)

Respon Anda?

komentar