Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo.
Foto: Cecep Mulyana

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menetapkan master plan yang dibutuhkan untuk mengembangkan Batam. Batam tetap akan dikembangkan sebagai kota maritim dengan tujuan untuk mengakomodir perkembangan global, regional dan nasional.

“Pengembangan Batam harus terintegrasi dengan pengembangan Rempang, Galang, pulau kecil di sekitarnya dan Pulau Bintan,” kata Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Senin (5/2).

Pengembangan Batam juga akan dilakukan dengan melakukan reklamasi di sekitar Pulau Batam. Kemudian ditambah dengan pengembangan jaringan infrastruktur untuk bandara dan pelabuhan laut antar pulau serta melengkapi transportasi darat dengan Light Rail Transit (LRT) dan moda transportasi lainnya.

Disamping itu, pengembangan ekonomi digital dan industri kreatif yang bernilai tambah tinggi akan dilakukan.

“Bersamaan dengan pengembangan pariwisata maritim dan wisata alam di wilayah Barelang,” katanya.

Untuk itu usulan untuk membangun Pelabuhan Peti Kemas di Tanjungsauh juga akan menjadi usulan prioritas. Begitu juga dengan pembangunan pembangkit energi arus laut di dekatnya. Nantinya arus laut akan dikombinasikan dengan hydrogen untuk menghasilkan arus listrik.

BP Batam juga berencana akan membendung laut berupa waduk. Sedangkan wilayah Rempang dan Galang akan digadang sebagai satu kesatuan konsep perencanaan, indsutri, perdagangan dan jasa, pariwisata dan infrastrukturnya. (leo)

Respon Anda?

komentar