Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi saat panen perdana pagi di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Selasa (6/2). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Kelompok Tani Karya Mandiri Kabupaten Bintan menghasilkan 6,4 ton gabah pada panen perdana diatas lahan seluas 2 hektare di Desa Toapaya Utara, Bintan, Selasa (6/2). Hadir dalam panen perdana itu, Bupati Bintan Apri Sujadi dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi.

“Setelah ini kita akan mengembangkan 20 hektare lahan lagi untuk pertanian di Bintan,” kata Apri, kemarin.

Kadis Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono menyampaikan, jenis padi yang dipanen merupakan padi unggulan varietas Sentani-14. Dalam pengembangannya, kelompok petani bekerja sama dengan PT. Bintan Prima Agro.

“Petani yang mengerjakan lahan sawah tersebut akan menerima upah, sedangkan hasil panen akan langsung dipasarkan oleh PT Bintan Prima Agro,” katanya.

Sementara itu, Petani Desa Toapaya, Yunan mengatakan, kerja sama ini sangat menguntungkan kelompok tani di Toapaya. Setiap hari, mereka mendapatkan upah mengarap lahan pertanian. “Per hari sekitar Rp 120 ribu,” sebutnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri Mizu Istianto mengatakan, Kabupaten Bintan berhasil dalam pengembangan varietas padi Setani 14 dan Inpari 5, serta masih ada beberapa varietas lagi yang akan dimaksimalkan ke depannya.

“Jika dilihat dari varietas padi Setani 14 saja dengan memanfaatkan lahan 2 hektare mampu menghasilkan gabah hingga 5 sampai dengan 6 ton,” tukasnya. (met)

Respon Anda?

komentar