Kios Dang Merdu, Depan eks Carnaval Mall foto: Cecep Mulyana / batampos

batampos.co.id – Belasan kios pedagang di jalan Raja Haji Fisabillah atau seberang bekas bangunan Carnaval Mall Batamcenter akan diguyur. Selain berstatus kios liar, bangunan tersebut juga kerap menimbulkan macet karena banyaknya kendaraan yang parkir dipinggir jalan.

Iklan

Seperti yang terlihat, Senin (5/2), sejumlah kendaraan terlihat parkir di pinggir jalan baik roda dua maupun empat. Padahal lokasi sangat berdekatan dengan lampumerah yang akhirnya menimbulkan macet.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum, Imam Tohari mengatakan seluruh kios liar yang ada di Kota Batam akan ditertibkan. Namun penertiban akan dilakukan secara bertahap dan dijadwalkan sesuai keputusan tim terpadu Kota Batam. Apalagi untuk bangunan yang menganggu ketertibaan umum serta masuk dalam lokasi jalan diperlebar.

“Bangunan liar apalagi yang ada di kawasan bufferzone atau penghijauan pasti akan ditertibkan. Penertiban pun bertahap,” terang Iman, Senin (5/2).

Begitu juga dengan kios pedagang yang ada di depan bekas My Mart Batamcenter. Dimana hari ini (Selasa (6/2), red), tim terpadu akan melayangkan surat peringatan (SP) ke 2 untuk pedagang tersebut.

“SP pertama sudah kami layangkan beberapa waktu lalu. Nah besok (hari ini, red) kami akan kirimkan SP 2,” terang Imam.

Menurut dia, SP 2 juga diberikan kepada pedagang yang berjualan diantara Simpang Kabil hingga Simpang Frengky (Jalan Ahmad Yani). Karena itu, para pedagang yang merasa mendirikan bangunan di lahan pemerintah agar segera membongkar sendiri sebelum dibongkar oleh tim terpadu.

“SP merupakan bentuk peringatan tim terpadu, sebelum tahap selanjutnya. Jadi para pedagang yang berjualan sudah siap atau tidak kaget,” imbuh Imam.

Sementara untuk penertibaan bangunan di kawasan Simpang Kuda (Jalan Laksamana Bintan) hingga Bengkong Seken masih menunggu jadwal teknis dari tim terpadu.

“Bengkong masih SP 2 dan akan dilayangkan SP 3. Teknisnya menunggu dari kesepakatan tim terpadu,” pungkas Imam. (she)