Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Karimun dengan Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan di rumah dinas Bupati Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan menandatangani kesepakatan bersama atau MoU antara Pemerintah Kabupaten Karimun oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq sebagai komitmen mendukung infrastruktur dibidang energi kelistrikan untuk dunia industri dan investasi, Rabu (7/2).

”Kita sama-sama mengetahui bahwa kewenangan ESDM ada di Provinsi. Nah, kewenangan kita disini (Kabupaten-red) hanya merealisasikan pembangunan jaringan. Artinya, menata jaringan listrik seperti apa dan pengembangan kota kedepannya dimana yang bisa di bangun,” jelas Aunur Rafiq.

Dengan demikian, nantinya tidak ada lagi terjadi pembongkaran tiang listrik diakibatkan proses pembangunan kedepannya. Sehingga, MoU ini sangat penting terutama dalam penataan kota. Mengingat, kedepannya kota Karimun akan terus berkembang. Terutama, dikota baru Coastal Area yang harus mulai dilakukan penataan kelistrikannya.

”Keberadaan jaringan listrik ada kaitannya dengan keindahan kota. Inilah kesepatan kita dengan pihak PLN, supaya jaringan dapat dibangun dibawah tanah. Agar tahun 2019 nanti, ketersediaan listrik benar-benar terintegrasi dengan yang lain,” ujarnya.

Masih kata Rafiq lagi, dengan surplus daya listrik yang mencapai 35 MW saat ini menjadi modal sebagai untuk mempromosikan Karimun sebagai daerah investasi. Supaya, investor tidak lagi ragu masuk ke Karimun dengan ketersediaan listrik yang cukup. terutama daerah FTZ yang sudah dibagi zone kelistrikannya.

”Tinggal pembangunan jaringan listrik yang perlu ditambah serta penambahan penerangan jalan di beberapa titik. Sebab, masih banyak daerah yang kurang penerangan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu Manager PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri Area Tanjungpinang Fauzan telah berkomitmen mendukung dunia investasi di kabupaten Karimun, yang telah memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui PPJ yang mencapai Rp500 Juta setiap bulannya.

”PLN siap mendukung ketersedian energi kelistrikan. Dan kita dalam perencanaan ada tambahan daya listrik sebesar 10 MW di tahun 2018 ini,” katanya.

Dan perlu diketahui kabupaten Karimun, saat ini dalam pengelolaan energi kelistrikan dibagi tiga zona. Dimana, PLN berada di zona ketiga untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun ke publik. Sedangkan, zona satu dan dua dikelola oleh pihak swasta yaitu PT SOMA dan PT Power Plant, untuk mensuplay daya energi listrik kepada industri yang ada di Karimun.

”MoU ini sebagai pendukung untuk mensuport antara PLN dengan Pemda Karimun dalam sinkronisasi jaringan kelistrikan dan sebagainya,” ucapnya.(tri)

Advertisement
loading...