Iklan
Salah satu lubang menganga terlihat dijalan Laksamana Bintan Sei Panas, Rabu (7/2). Ada sejumlah titik lubang yang terlihat dijaln tersebut yang bisa membahayakan kendaraan terutama pengendara sepeda motor. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah lubang besar yang menganga sepanjang jalan Laksamana Bintan Seipanas dinilai sangat membahayakan pengguna jalan. Sebab, posisi lubang tersebut berada di tengah jalan dan cukup dalam.

Iklan

Jika dihitung dari Simpang BNI hingga Underpass (terowongan Pelita) terdapat puluhan lubang kecil hingga besar. Mirisnya lagi, jalan itu termasuk jalan protokol yang padat dilalui kendaraan.

Samuel pengendara sepeda motor pernah menjadi korban dari dari lubang besar yang berada ditengah jalan tersebut. Ia yang saat itu melaju dengan kecepatan sedang harus terjatuh karena ingin menghindari lubang tersebut.

“Kaget tiba-tiba ada lubang besar ditengah jalan. Saya banting stang dan jatuh. Untungnya jalanan sepi,” terang Samuel, kemarin.

Menurut dia, semakin hari lubang jalan di kawasan itu bertambah besar dan dalam. Hal itu diduga karena jalanan tersebut juga kerap dilalui oleh trailer dan truk bermuatan. Sehingga jalan tersebut cepat hancur dan berlubang.

“Yang lewatkan truk-truk besar juga. Makanya jalan cepat hancur,” jelas Samuel lagi.

Hal senada disampaikan Meri, yang juga tidak nyaman dengan banyaknya lubang besar di tengah jalan. Apalagi di seberangnya tepatnya didepan SDN 01 dan 02 terdapat gelombang jalan yang cukup tinggi. Jika pengendara tidak hati-hati dipastikan bisa terjatuh.

“Gelombang aspal itu cukup tinggi dan membayakan pengedara kalau sedang kencang,” ujar wanita berusia 29 tahun ini.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sempat mengatakan jalan laksamana bintan termasuk jalan yang akan segera dipelebar dan diperbaiki. Saat ini, tim terpadu juga tengah memberi surat peringatan kepada pemilik bangunan di daerah bufferzone, agar segera membongkar bangunan karena akan adanya pelebaran jalan. (she)