batampos.co.id – Meskipun belum masuk jadwal kampanye, wajah para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang banyak terpampang di spanduk yang berada di jalan utama maupun simpang lampu merah di Tanjungpinang. Meskipun demikian, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang tak bisa berbuat banyak.

Mereka hanya bisa mengidentifikasi spanduk yang memuat wajah para bakal calon kepala daerah (cakada). Identifikasi tersebut berupa lokasi pemasangan spanduk yang tidak pada lokasinya. Hingga bunyi kalimat dan isi pada spanduk tersebut.

“Dikarenakan Panwas harus bekerja mengikuti Undang-undang dan aturan, maka langkah identifikasi ini merupakan salah satu upaya pengawasan kami,” tutur Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslu Tanjungpinang, Zaini, Kamis (8/2) kemarin.

Sesuai yang disampaikan Zaini, Panwaslu belum dapat melangsungkan penertiban saat ini. Berhubung dalam aturan yang berlaku, proses penertiban belum dapat dilakukan pada hari-hari sebelum kampanye.

Maka itu, Panwaslu juga melakukan upaya pendekatan dengan mengumpulkan para bakal pasangan calon dalam waktu dekat ini. Tujuannya tak lain, kata dia, untuk menyamakan presepsi berkenaan dengan spanduk-spanduk yang telah ramai terpasang.

“Harapannya pada tanggal 14 nanti seluruh jalan sudah bersih dari spanduk-spanduk ini. Jadi pada 15 Februari nanti, spanduk yang sesuai dengan aturan sudah dapat dipasang,”jelas Zaini.

Dengan tidak langsung diberlakukannya penertiban saat ini, Panwaslu mengaku situasi ini menjadi dilematis. Namun Zaini memastikan, Panwaslu tak lantas menutup mata dengan kondisi yang ada.

Sementara itu, dari pengawasan di lapangan, wajah-wajah bakal pasangan calon Wali kota maupun Wakil Wali Kota telah banyak beredar. Utamanya di jalan-jalan utama dan persimpangan lampu merah.

Isinya sebagian besar secara tidak langsung mempromosikan bakal pasangan calon. Ada pula spanduk yang bakal pasangan calon dengan organisasi lain, berisikan berbagai himbauan kepada masyarakat. Ada pula yang hanya memajang foto diri bersama dengan warga Tanjungpinang. (aya)

Advertisement
loading...