Pengendara becak motor (bentor) melintasi tumpukan sampah di jalan menuju Kaveling Baru, Sagulung.
Foto. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam mencatat sedkitnya ada 54 tempat pembuangan sampah sementara (TPS) liar yang tersebar di sembilan kecamatan yang ada di mindland (perkotaan,red).

“Dari 54 itu sudah ada beberapa yang kami tutup,” kata Kepala Bidang Persampahan, DLH Batam, Faisal Novrieco, Kamis (8/2).

Ia mengakui kesulitan untuk menertibkan keberadaan TPS liar ini. Meskipun sudah dipasang tulisan dilang buang sampah, masyarakat tetap saja melakukannya.

“Ini selalu terjadi, ketika kami tutup tiga muncul TPS liar yang baru,” sebutnya.

Ia menyebutkan lokasi yang sering dijadikan TPS liar berada di pinggir jalan, karenanya keberadaan TPS liar ini sangat mengganggu. Beberapa waktu lalu bersama dengan lurah pihaknya sudah meminta untuk mengumpulkan data wilayah yang belum terlayani pengangkutan sampah.

“Hal ini untuk meminilisir munculnya TPS liar, jadi kami berusaha untuk mengoptimalkan pelayanan,” imbuh Faisal.

Lanjutnya salah satu TPS liar baru berada di dekat SDN 005 Patamlestari. Meskipun sudah dipasang himbauan. masyarakat tetap membuang juga membuang sampah. “Setiap pagi tetap kami angkut juga sampahnya, hanya saja sangat disayangkan karena itu bukan tps,” keluhnya.

Disinggung mengenai kinerja Tim Yustisi dalam penertiban Perda nomor 11 tahun 2015, Faisal mengungkapkan tim tetap berjalan, beberapa orang yang melanggar juga akan mengikuti sidang minggu depan.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya bersama dengan kecamatan hingga lurah akan turun dan kembali menertibkan TPS luar ini. Untuk solusinya, DLH akan menempatkan bin container jika ada lahan yang tersedia.

“Seperti di Batuaji, masyarakat dan kecamatan ada lahan yang tak jauh dariTPS liar. Alhamdulillah sekarang sudah ditutup dan masyarakat buang sampah di tempat yang ada binnya,” tutup Faisal.(yui)

Respon Anda?

komentar