Pilwako Pinang.

batampos.co.id – Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza tidak menyangkal tugas beratnya selama memegang jabatan baru ini adalah mewujudkan penyelenggaraan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang yang aman, damai, dan kondusif. Agar tercapai, Ariza tak bisa bekerja seorang diri, Ia perlu mendapat sokongan dari lintas instansi.

Setelah sebelumnya bersilaturahmi dengan jajaran DPRD Tanjungpinang, Ariza selanjutnya bersilaturahim dengan Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro di Rupatama Polres Tanjungpinang, Kamis (8/2) kemarin. “Saya yakin pelaksanaan Pilkada di Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau akan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan, silaturahim dan kebersamaan yang kuat, berkat komitmen kita semua di sini,” kata Ariza di hadapan Kapolres dan sejumlah tokoh masyarakat yang hadir.

Menurut Ariza, selama sembilan bulan ke depan, kerja mewujudkan Tanjungpinang yang kondusif dan aman merupakan tugas yang tak mudah. Namun, jika didukung lintas instansi dan komitmen bersama seluruh warga Tanjungpinang, hal itu bukan hal yang sukar diwujudkan.

Sebelumnya Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengajak masyarakat semakin cerdas dalam menerima dan menanggapi isu-isu jelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang mendatang. Terutama berkaitan dengan informasi yang dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

“Tanjungpinang merupakan primadona dalam penyelenggaraan Pilkada serentak, karena satu-satunya Kota di Provinsi Kepri yang menyelenggarakan Pilkada, di sini fungsi Polres sebagai pengamanan. Untuk itu, saya perlu dukungan dan peryataan sikap dari semua pihak, agar Pilwako di Kota Tanjungpinang dapat berjalan aman dan damai,” ajaknya.

Dari pengakuan rekan-rekan Kepolisian yang datang ke Kota Tanjungpinang, kata Kapolres, situasi Pilkada di Kota Tanjungpinang aman dan damai, bahkan luar biasa, karena nuansa pilwako tidak terasa. Situasi inilah yang harus tetap diupayakan dan dipertahankan dan jaga bersama.

“Kewajiban kami tetap konsen pada penjagaan keamanan di Pilkada 2018, dan Polri tetap profesional, proposional dan netral. Karena itu, saya titip diri pada para tokoh agama, tolong pelaksanaan pilkada dijaga dengan aman, kendalikan umat masing-masing, jangan sampai ada kampanye di tempat ibadah, begitu juga dengan KPU dan Panwaslu, saya minta tetap jaga pelaksanaan Pilwako ini tetap aman, damai dan lancar,” tegasnya. (aya)

Respon Anda?

komentar