batampos.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Dapil Kepri Haripinto meminta pemerintah untuk bisa menstabilkan harga di pasar. Caranya dengan memastikan stok sembako termasuk beras aman melalui operasi pasar.

“Pemerintah harus cepat bertindak. Beras itu adalah kebutuhan wajib. Kalau mahal sama saja mencekik warga. harus dipastikan dulu pasokan aman,’ katanya.

Terkait impor, Haripinto berharap BP Batam, Pemko Batam dan provinsi Kepri bisa duduk bersama mengambil langkah. Bisa mengusulkan kepusat untuk menambah kuota beras ke Kepri.

“Kita bisa minta bersama-sama ke pusat untuk membuka impor dengan jumlah yang lebih besar ke Batam. Impor itu ada di Bulog, tapi kuotanya kita bisa minta diperbanyak ke Batam,” katanya.

Dengan tingginya harga Sembako di pasaran, akan menambah derita warga di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Ia berharap pemerintah daerah turun ke pasar untuk memastikan harga eceran tidak lebih tinggi dari HET.

“Kalau saya tidak salah, operasi pasar sering dilakukan Pemko Batam. Itu bisa jadi solusi jangka pendek. Tetapi kita harus bisa memikirkan solusi jangka panjang, biar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Seorang pekerja toko sembako Multi Sukses dipasar Mega Legenda mengangkat karung beras saak akan disusun , Rabu (7/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Sementaa itu anggota komisi II DPRD Kota Batam Mulia Rindo Purba mengatakan Disperindag harus bisa mengendalikan harga ini. Harus benar-benar menciptakan harga sembako stabil.

“Harus rajin turun ke pasar. Bisa gandeng distributor untuk menggelar pasar murah,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar