Proses pemindahan jaringan pipa transmisi PDAM Tirta Karimun. F. Dokumentasi PDAM Tirta Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mulai Jumat (9/2), PDAM Tirta Karimun melakukan pemindahan letak pipa jaringan transmisi satu yang panjangnya kurang lebih 250 meter di lokasi Kampung Harapan Kecamatan Tebing. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran air yang ditimbulkan akibat pipa yang sudah usang sejak tahun 1992 belum ada peremajaan.

“Benar, jadi selama dua hari pendistribusian air bersih untuk wilayah Kecamatan Tebing maupun Kecamatan Karimun mengalami gangguan pasokan air. Yang secara otomatis terjadi pengurangan volume air kepada para pelanggan,” jelas Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo, kemarin (9/2).

Selain itu katanya lagi, pemindahan jaringan transmisi tersebut dikarenakan lokasi bertepatan di halaman rumah warga. Sehingga, jaringan atau jalur transmisi pipa air tersebut dilakukan pemindahan ditepi jalan besar. Sebab, sesuai dengan perkembangan zaman waktu dulu jalur transmisi pipa air tidak terletak di pekarangan rumah warga. Kini, sudah berkembang disana-sini banyak bangunan, sedangkan kondisi pipa tersebut tetap tertanam dibawah tanah.

“Bisa anda bayangkan, sudah 26 tahun pipa itu tertanam di bawah tanah. Nah, untuk itu kita pindahkan pipanya di tepi jalan besar. Agar, disaat warga membangun pondasi atau lainnya, tidak terkena pipa PDAM kita,” ujarnya.

Masih kata Indra lagi, pihaknya berusaha selama dua hari untuk perbaikan. Dan diprediksi pada hari besok atau Senin, sudah kembali normal. Yang sebelumnya, dijadwalkan perbaikan dilakukan pada hari Kamis (8/2) lalu namun dikarenakan material belum siap semua. Makanya, jadwal pemindahan telat sehari tapi sudah proses pengerjaan.

“Jadi saya mohon maaf atas kurang kenyamanan bagi para pelanggan PDAM Tirta Karimun. Yang jelas, kita berusaha untuk perbaikan jaringan transmisi pipa air secara bertahap,” ungkapnya.(tri)

Advertisement
loading...