Warga memanfaatkan dermaga rusak untuk tempat memancing. Pemerintah Kabupaten Anambas diharapkan segera memperbaiki dermaga yang rusak ini. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Desa (Kades) Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan Khermansyah merencanakan usulan agar pelabuhan yang sudah rusak dibangun kembali supaya dapat dimanfaatkan dan menjadi ikon desa. Usulan ini akan disampaikan musrenbang tingkat desa yang rencananya dilaksanakan sebelum 15 Februari mendatang.

Iklan

Saat ini, pelabuhan tersebut sudah rusak parah lantaran tiga tiang pelabuhan tersebut roboh saat digunakan untuk mengikat tongkang berisi bahan material bangunan sekitar 2013 silam. Kemudian dihantam gelombang akhir 2017 lalu.

“Rencananya kita akan tetap usulkan kepada pemerintah daerah agar pelabuhan itu dibangun supaya dapat dimanfaatkan kembali,” ungkap Khermansyah Jumat (9/2).
Menurutnya kondisi pelabuhan sudah semakin memprihatinkan.

Namun tetap digunakan karena tidak ada pelabuhan lain. “Kondisinya sudah sangat membahayakan,” ungkapnya lagi.

Pihaknya sangat ingin pelabuhan Arung Hijau desa Tiangau dibangun lebih megah dari sebelumnya karena Arung Hijau merupakan salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan lokal terutama pada sore hari untuk menyaksikan suset dan hari libur. “Kalau dibangun lebih megah, itu bisa dijadikan salah satu ikon wisata Anambas,” ungkapnya.

Bukan hanya minta pelabuhan saja yang akan diusulkan, sejumlah kegiatan juga akan diusulkan seperti lampu penerangan jalan baik itu di jalan tepi laut maupun jalan raya di desa tersebut. “Kita perlu lampu penerangan jalan. Kita juga akan mengusulkan kepada daerah agar membangun gapura tepatnya dipintu depan wisata Arung Hijau,” tandasnya. (sya)