Iklan
ilustrasi pasar di Batam.
Foto. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana meminta lahan baru kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dimana nantinya lahan itu difungsikan untuk pembangunan pasar milik pemerintah.

Iklan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Zarefriadi mengatakan Kementrian pusat berjanji akan membantu anggaran pembangunan pasar tipe c di Kota Batam. Namun, Pemko diminta menyiapkan terdahulu lahan untuk pembangunan pasar tipe c.

“Nah karena kami tak punya lahan, maka minta BP mengalokasikan lahan baru untuk pasar tipe c,” terang Zaref, kemarin.

Syarat luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan pasar kurang lebih 3000 meter persegi. Lokasi lahan juga diharapkan dekat dengan pemungkiman warga sehingga mudah dijangkau.

“Kalau pasar ini ada, diharapkan dapat meminimalisir adanya pasar kaget dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Zaref.

Menurut dia, jumlah pasar legal di Batam tidak sebanding dengan jumlah masyarakat Kota Batam. Ia pun berpendapat hal itu yang menjadi penyebab harga kebutuhan sulit ditekan. Apalagi Pemko hanya memiliki 6 pasar diantaranya pasar Seroja, pasar Hangtuah, pasar Jodoh, Pasar Seiharapan, Pasar Belakangpadang

“Pasar pemerintah hanya ada 6. Dan seperti apa legalitasnya juga sedang kami diskusikan dengan stakeholder terkait, seperti Dinas Pertanahan, Dinas Aset dan BP Batam,” jelas Zaref.

Sementara untuk status pasar Pasar induk Jodoh, tengah menunggu keputusan resmi dari Kementrian. Jika sudah ok, maka pasar tersebut bisa segera dibangun dan dikelola.

“Jadi, harus di clearkan semua dulu,” pungkas Zaref. (she)